headlines

Sabtu, 02 Agustus 2014

Jokowi-JK Tidak Akan Sembarangan Memilih Orang

Jakarta, Tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memastikan pasangan presiden/wapres terpilih periode 2014-2019 akan menyusun kabinet dengan komposisi menteri berkompetensi. Jokowi-JK tidak akan sembarang memilih orang untuk membantunya menjalankan pemerintahan. "Pak Jokowi dan Pak JK ingin membentuk kabinet yang baik ke depan dan kita percayakan saja penilaian para pemimpin yang baik ini untuk membawa kepada Indonesia yang lebih baik," kata anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh, Jumat (1/8/2014).Menurut dia, penentuan menteri merupakan hak prerogatif Jokowi-JK. Tim 'head hunter' untuk pemilihan calon menteri, diyakini akan membantu memberi pertimbangan untuk menempatkan seseorang pada posisi yang tepat di pemerintahan.

Pojok Perubahan

Harapan SBY Pada Presiden Ketujuh Indonesia

Seperti 247 juta masyarakat Indonesia lainnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang akan mengakhiri masa jabatannya 20 Oktober mendatang, juga punya harapan-harapan pada presiden ketujuh Indonesia yang terpilih dalam pemilihan umum tahun ini.


Buletin Tokoh

Menag Lukman Hakim Berbuka Bersama Kelompok Minoritas

Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memanfaatkan ramadan untuk mendengarkan suara kelompok minoritas. Pertemuan pun digelar dalam suasana berbuka puasa. "Memanfaatkan momentum buka bersama sambil kita berbincang-bincang untuk merajut kembali kebersamaan," kata Lukman di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2014) malam.

Topik Aktual

Sentimen Negatif Global Rontokkan Indeks Bursa-bursa Asia

Jakarta, Bursa-bursa di Asia terpuruk pada perdagangan Jumat (1/8/2014) akibat terkena banyak sentimen global. Misalnya soal kabar Argentina yang gagal bayar utang hingga soal data pengangguran di AS. Pihak pelaku pasar mengatakan tidak ada faktor tunggal yang menyebabkan terpuruknya pasar, apalagi ada masalah geopolitik di Gaza termasuk soal konflik di Ukraina.Seperti dikutip dari AFP, Jumat (1/8/2014) bursa Tokyo turun 0,33%, bursa Hong Kong turun 0,66%, bursa Sydney turun tajam hingga 1,2%, bursa Shanghai turun 0,08%,dan bursa Seoul turun 0,20%.Wall Street juga mengalami penurunan pada penutupan perdagangan, misalnya indeks Dow Jones turun 1,88% ke 16.563,30. Bahkan indeks S&P 500 turun lebih dalam hingga 2%, dan indeks Nasdaq Composite jatuh 2,09%.

Detail

 

BERITA TERKINI

  • Sabtu, 02 Agustus 2014

    Persiapan KPU Menghadapi Sidang Perdana MK

    Jakarta, Tim Prabowo-Hatta menggugat KPU dan tidak menerima proses pelaksanaan Pilpres 2014. Untuk menghadapi sidang perdana di MK pada 6 Agustus 2014 mendatang, KPU menyiapkan 15 orang untuk tim advokasi."Tim advokasi direncanakan ada 15 orang. Sebagaimana undangan yang kami sampaikan bahwa kita melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan bagaimana agar menghadapi pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang insya Allah persidangan akan dimulai tanggal 6 Agustus kita benar-benar bisa memberikan penjelasan terurai, terperinci dan terpertanggungjawabkan," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam sabutan pembukaan rapat konsolidasi dengan KPUD di Hotel Novotel Jakarta, Jl Gadjah Mada, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (1/8/2014). Husni yakin bersama tim ini akan mampu menunjukan alat bukti yang diterima oleh persidangan. Menurut dia alat bukti merupakan hal yang paling penting di persidangan.

  • Sabtu, 02 Agustus 2014

    Sentimen Negatif Global Rontokkan Indeks Bursa-bursa Asia

    Jakarta, Bursa-bursa di Asia terpuruk pada perdagangan Jumat (1/8/2014) akibat terkena banyak sentimen global. Misalnya soal kabar Argentina yang gagal bayar utang hingga soal data pengangguran di AS. Pihak pelaku pasar mengatakan tidak ada faktor tunggal yang menyebabkan terpuruknya pasar, apalagi ada masalah geopolitik di Gaza termasuk soal konflik di Ukraina.Seperti dikutip dari AFP, Jumat (1/8/2014) bursa Tokyo turun 0,33%, bursa Hong Kong turun 0,66%, bursa Sydney turun tajam hingga 1,2%, bursa Shanghai turun 0,08%,dan bursa Seoul turun 0,20%.Wall Street juga mengalami penurunan pada penutupan perdagangan, misalnya indeks Dow Jones turun 1,88% ke 16.563,30. Bahkan indeks S&P 500 turun lebih dalam hingga 2%, dan indeks Nasdaq Composite jatuh 2,09%.

  • Sabtu, 02 Agustus 2014

    Usut Kasus Pencetakan Uang, KPK Siap Kerjasama dengan Australia

    Jakarta, Pemerintah Australia sudah menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri tidak terlibat dalam kasus terkait pencetakan uang. Namun jika ada data atau informasi yang diberikan Australia terkait kasus itu, KPK siap bekerja sama. "KPK harus siap dengan mempersiapkan diri bila memang pemerintah Australia memberikan data dan informasi awal soal sinyalemen dugaan korupsi dimaksud, kendati tidak berkaitan dengan Presiden SBY maupun Megawati," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, Jakarta (1/8/2014).KPK menyambut baik pernyataan Australia soal ketidakterlibatan SBY dan Megawati dalam kasus itu. Meski begitu, pertanyaan soal keterlibatan pihak lain tetap saja tidak bisa hilang begitu saja. "Pernyataan pemerintah Australia sebagai respon atas pernyatan Presiden SBY cukup melegakan sembari tetap bertanya dengan hati-hati, apakah ada pihak lain yang diduga terlibat," lanjut Bambang.

  • Sabtu, 02 Agustus 2014

    Jokowi-JK Tidak Akan Sembarangan Memilih Orang

    Jakarta, Tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memastikan pasangan presiden/wapres terpilih periode 2014-2019 akan menyusun kabinet dengan komposisi menteri berkompetensi. Jokowi-JK tidak akan sembarang memilih orang untuk membantunya menjalankan pemerintahan. "Pak Jokowi dan Pak JK ingin membentuk kabinet yang baik ke depan dan kita percayakan saja penilaian para pemimpin yang baik ini untuk membawa kepada Indonesia yang lebih baik," kata anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh, Jumat (1/8/2014).Menurut dia, penentuan menteri merupakan hak prerogatif Jokowi-JK. Tim 'head hunter' untuk pemilihan calon menteri, diyakini akan membantu memberi pertimbangan untuk menempatkan seseorang pada posisi yang tepat di pemerintahan.

  • Jumat, 01 Agustus 2014

    Korban Tenggelamnya Kapal di Labuhan Batu Sumut Bertambah Jadi 15 Orang

    Simalungun, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 15 korban tewas akibat tenggelamnya kapal nelayan di perairan Sei Kubung, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.

  • Jumat, 01 Agustus 2014

    Larangan Jual Solar Subsidi di SPBU Jakarta Pusat Berlaku Hari Ini

    Jakarta, Aturan larangan penjualan solar bersubsidi khusus di Jakarta Pusat (Jakpus) mulai diberlakukan hari ini. Hal ini sudah sesuai arahan Badan pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dengan berkoordinasi dengan PT Pertamina.

  • Jumat, 01 Agustus 2014

    Tak Razia Pendatang Baru, Pemprov DKI Janji Pulangkan Pelanggar Ketertiban

    Jakarta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta tidak menggelar operasi yustisi terhadap pendatang baru. Namun Pemprov DKI berjanji tegas memulangkan pendatang yang mengganggu ketertiban umum.

Pilihan Redaksi

Usut Kasus Pencetakan Uang, KPK Siap Kerjasama dengan Australia

Jakarta, Pemerintah Australia sudah menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri tidak terlibat dalam kasus terkait pencetakan uang. Namun jika ada data atau informasi yang diberikan Australia terkait kasus itu, KPK siap bekerja sama. "KPK harus siap dengan mempersiapkan diri bila memang pemerintah Australia memberikan data dan informasi awal soal sinyalemen dugaan korupsi dimaksud, kendati tidak berkaitan dengan Presiden SBY maupun Megawati," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, Jakarta (1/8/2014).KPK menyambut baik pernyataan Australia soal ketidakterlibatan SBY dan Megawati dalam kasus itu. Meski begitu, pertanyaan soal keterlibatan pihak lain tetap saja tidak bisa hilang begitu saja. "Pernyataan pemerintah Australia sebagai respon atas pernyatan Presiden SBY cukup melegakan sembari tetap bertanya dengan hati-hati, apakah ada pihak lain yang diduga terlibat," lanjut Bambang.

Buletin Video

5 cm

“ 17 Agustus di puncak tertinggi Jawa, 5 sahabat 2 cinta, sebuah mimpi mengubah segalanya” Genta, Arial, Zafran, Riani dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya. Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlimapun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Sebuah perjuangan atas impian, perjalanan hati yang merubah hidup mereka untuk selamanya

Sepak Bola

Adaptasi Pemain Baru, Rodgers Sebut Liverpool Butuh Waktu untuk Jadi Solid

New York, Brendan Rodgers memprediksi Liverpool belum benar-benar dalam kondisi siap tarung saat Premier League dimulai pada pertengahan Agustus. The Reds butuh waktu lebih panjang untuk adaptasi pemain baru.
Liverpool sukses menundukkan Manchester City dalam rangkaian turnamen musim panas bertajuk International Champions Cup, melalui adu penalti dengan skor 3-1. Meski sukses mengalahkan sang juara Premier League, Rodgers tak lantas puas dengan capaian tersebut.
Secara khsusus dia menyoroti beberapa nama baru yang masuk dalam skuatnya di bursa transfer musim panas ini. Meski sudah mulai dimainkan di beberapa laga ujicoba, mereka masih butuh lebih banyak waktu untuk menjadi benar-benar solid.

Buletin Daerah

74 Korban Tenggelamnya Feri di Kapuas Dievakuasi, 17 di Antaranya Tewas

Surabaya - Seluruh korban tewas dan selamat tenggelamnya feri 'Berkat Bersaudara' sudah dievakuasi tim SAR TNI AL dan personel gabungan. Tercatat, 17 orang tewas dan 57 selamat. Tenggelamnya kapal diduga kuat akibat kelebihan muatan.Feri tenggelam di alur Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, Selasa (29/7) sekitar pukul 09.30 WIB. Kapal penyeberangan itu berangkat dari Desa Panamas Kecamatan Selat menuju Kuala Kapuas.Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Banjarmasin Mayor Laut (P) Wahyu Basuki Mulyo Wibowo mengatakan feri tersebut dinakhodai Arfani (30) dan ABK Taufik (30). Sebelum kejadian, kapal mengalami kerusakan pada sistem pompa mesin. Selain itu penumpangnya berlebih. Seharusnya hanya untuk 30 orang tapi mengangkut 74 orang."Kapal juga mengangkut 19 unit kendaraan sepeda motor," kata Wahyu dalam rilisnya, Jumat (1/8/2014).

Buletin Polling

Intoleransi Beragama Berpotensi Memecah Belah Bangsa

 

Galeri Foto

Buletin Kolom

Eks Menpora Andi Mallarangeng Divonis 4 Tahun Penjara

Jakarta, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng dihukum 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsidar 2 bulan kurungan. Andi dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor.

Tahukah Anda

Lupa Sahur? Ini Tips Dokter Agar Bebas Lapar dan Ngantuk

Jakarta, Karena alasan banyaknya pekerjaan, seseorang kerap tidur larut malam dan akibatnya waktu sahur pun sering tersisa sedikit. Tak cukup waktu untuk makan banyak, nutrisi untuk satu hari penuh pun kurang. Pada akhirnya rasa lapar dan ngantuk menjadi makin tak terelakkan. Bagaimana mengatasinya?
"Bagi orang-orang yang telat bangun sahur disarankan lebih baik minum susu daripada air putih. Karena susu tak hanya mengandung vitamin tapi juga lebih mengenyangkan dan memberi tenaga," ujar dr Nany Leksokumoro, MS, SpGK, dari Omni Hospital, dan ditulis pada Rabu (16/7/2014).

Food & Beverages

Puasa, konsumsi banyak sayur dan buah

Jakarta, Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia dr Marius Widjajarta menyarankan agar masyarakat banyak mengonsumsi "suplemen alami" yakni sayur dan buah saat berbuka serta sahur, dan menghindari suplemen buatan.
Ia menuturkan, konsumsi suplemen buatan yang berlebihan dalam jangka waktu lama justru  akan berdampak buruk bagi kesehatan, seperti mengganggu fungsi ginjal.
"Selama bulan puasa, iklan soal suplemen makin marak dan membuat masyarakat salah paham sehingga menganggap ketika berpuasa harus minum suplemen," kata dr Marius.

 
.: | Home | buletin News | buletin Bisnis | buletin Hukum | buletin Politik | Luar Negeri | Sosial Budaya | buletin Daerah | Forum | :.
.: | Iklan baris | buletin Kolom | Karir | buletintaiment | Buletin Tokoh | :.
.: | Surat Pembaca | Redaksi | Tarif Iklan | Index | :.
Allright Reserved by buletininfo.com 2010
 
Ideas and Concept by IPORZ