5 Kapal Ilegal Fishing Asal Vietnam Berhasil Ditangkap


Natuna – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menangkap lima Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang mengangkut 8 ton ikan campuran hasil penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen yang sah (ilegal fishing) di perairan Laut Natuna, (19/4).

Kelima KIA Vietnam ditangkap dan diamankan pada posisi 07° 12’ 00’’ LU – 108° 37’ 800’’ BT oleh KRI Wiratno-379 salah satu unsur yang tergabung dalam operasi Samakta Udaya di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmabar yang dipimpin Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E.

Selain itu, jenis kelima kapal tersebut antara lain, BV 92160 TS bobot 104 GT dengan nakhoda Vo Thanh Tuan dan 9 ABK serta memuat ikan campuran kurang lebih 2 ton, BV 5092 TS bobot 70 GT dengan nakhoda Bui Qiu dan 3 ABK serta memuat ikan campuran kurang lebih 1 ton, BV 4063 TS bobot 104 GT dengan nakhoda Vo Van Teo dan 9 ABK serta memuat ikan campuran kurang lebih 2 ton, BV 9118 TS dengan nakhoda Pham Van Son dan 11 ABK serta memuat ikan campuran kurang lebih 2 ton dan BV 9027 TS bobot 104 GT dengan nakhoda Doan Phi Huoy dan 3 ABK serta memuat ikan campuran kurang lebih 1 ton.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kelima KIA Vietnam tersebut diduga kuat telah melakukan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen dan ijin yang sah (ilegal fishing) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Akibatnya, KIA Vietnam beserta ABK dan muatannya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai guna melaksanakan proses hukum lebih lanjut.

Selama ini, Indonesia memang sedang gencar-gencarnya memerangi praktik ilegal fishing.

Di bawah kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti, Indonesia telah berhasil menangkap dan menenggelamkan kapal ilegal fishing.

Hal itu dikarenakan praktik ilegal fishing tersebut sangat merugikan Indonesia baik dari segi ekonomi maupun sumber daya laut.

Previous Koarmabar tangkap lima kapal ikan asing berbendera Vietnam tanpa dilengkapi dokumen yang sah
Next Agenda kelompok intoleran utamanya rusak stabilitas masyarakat, Hati - hati!!!