Di Cirebon Abu Tholut Akan Kupas Tuntas Faham Takfiri ISIS


Ustadz Abu Tholut

Cirebon – Mantan Pimpinan Jama’ah Islamiyah Ustadz Abu Tholut Al Jawi alias Mustofa, bakal mengupas habis kesesatan ISIS dengan faham takfirinya yang sangat jelas berbahaya dalam gerakan Islam, di Masjid An-Nur, Kota Cirebon, Minggu (31/7/2016).

Kegiatan tersebut digelar Yahtamu Bi Umuri Muslimin selaku penyelenggara bekerjasama dengan elemen ormas Islam di Kota Wali, yakni Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (ALMANAR) dan Jama’ah Anshrusyu Syariah (JAS) Kota Cirebon. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, pengamat kotra terorisme Ustadz Haris Abu Ulya.

Ustadz Abu Tholut sebagaimana disebutkan di laman kabartauhid yang dikelolanya menyebutkan, ISIS yang awalnya Daulah Islam Irak adalah pecahan Al Qaidah merupakan hal yang tidak 100% benar.

Menurutnya penggabungan Tandzim Tauhid Wal Jihad dengan Al Qaidah bukan atas dasar kesamaan firqoh akan tetapi, karena siyasah (politik, red).

Mantan anggota Jamaah Ansharut Tauhid ini menjelaskan, ketika Al Qaidah Afghanistan mendapat serangan dari Amerika paska serangan terhadap Word Trade Center (WTC), Syaih Usamah dicari menjadi target nomer satu dari Amerika untuk ditangkap hidup atau mati.

Kemudian, di Iraq muncul Syaikh Abu Mus’ab al Zarqawi dengan tandzim Tauhid Wal Jihad. Setelah itu, para pemuda khususnya dari Timur Tengah, berbondong-bondong pergi ke Iraq untuk bergabung dengan tandzim Tauhid Wal Jihad.

Karena pada masa itu Syaikh Usama bin Laden adalah ikon jihad dunia, para pemuda yang ingin bergabung dengan Syaikh Abu Mus’ab al Zarqawi menanyakan, apakah ada kaitannya antara tandzimnya dengan syaikh Usama dan Al Qoidah.

“Kalau dijawab tidak ada, meraka (para pemuda) akan balik lagi. Kalau dijawab ada, mana buktinya. Sehingga akhirnya dia mengganti tandzimnya dengan nama Al Qaidah Fibiladil Rafidhain cabang Al Qaidah di Iraq dan berbaiat kepada Syaikh Usmah. Jadi artinya politik, bukan kesamaan firqoh”,sebutnya.

Sekedar diketahui sejak keluar dari penjara, karena tersangkut kasus terorisme, Ustadz Abu Tholut mulai terjun sebagai da’i yang konsen membeberkan kesesatan-kesesatan ISIS. Ini dilakukan bukan tanpa dasar.

Berdasarkan pengalamannya selama dirinya menjadi petinggi Jama’ah Islamiyah tentu akan mengundang perhatian ikwan dan masyarakat umum, terutama di Kota Cirebon yang ingin mengetahui langsung, sehingga ummat Islam mampu berpegang teguh terhadap ajaran yang sempurna yakni sesuai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah yang mulia sebagai Anbiya akhir.
(CS)

Previous Jokowi Happy dengan Sutiyoso, Wacana Ganti Kepala BIN Politis
Next Isran Noor Terdepak oleh Mosi Tidak Percaya, Ketum PKPI Diganti Haris Sudarno