Anak Muda Harus Waspada Terhadap Paham Yang Ditujukan Untuk Hancurkan NKRI Di Kampus


Purbalingga – Anggota Komisi XI DPR RI Romahurmuziy mengingatkan bahwa saat ini berkembang paham yang bertujuan untuk menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga semua kalangan khususnya anak muda harus waspada.

“Paham-paham itu berkembang di kampus-kampus dan dikhawatirkan menjadi bibit perpecahan. NU berkomitmen menjaga NKRI agar tidak ada yang mengkoyak-koyak,” kata Romahurmuziy saat membuka lomba cerdas cermat empat pilar Madrasah Tsanawiyah se-Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu.

Selain itu, dia mengatakan masyarakat tidak boleh membiarkan kalangan pelajar mendapatkan paham untuk mendirikan khilafah dan membelakangi Pancasila.

Ketua Umum DPP PPP juga mengingatkan Pancasila sudah menjadi kesepakatan pendiri bangsa Indonesia yang salah satu berasal dari Nahdlatul Ulama sehingga mengingkari Pancasila sama saja mengingkari NU.

“Perwakilan NU dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah Kiayi Wahid Hasyim. Membelakangi Pancasila sama saja membelakangi NU dan Kiayi Wahid Hasyim,” ujarnya.

Karena itu, dia meminta IPNU menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan Islam sebagai rahmatan lil alamin di seluruh wilayah.

Lebih lanjut, dia juga menyarankan agar dibentuk korps mubaligh untuk menyebarluaskan pemikiran Islam sebagai rahmat seluruh alam.

“IPNU dan IPPNU ajarkan ahlul sunah waljamaah untuk pemula, menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin,” katanya.

Akhir-akhir ini, menurutnya, perbedaan di antara masyarakat Indonesia menjadi sumber perpecahan padahal sebenarnya menjadi kekuatan untuk bersatu.

Menurutnya, jangan menjadikan kebhinekaan sebagai sumber perpecahan karena bangsa Indonesia berdiri berdasarkan perbedaan.

“Sepanjang mengakui bangsa Indonesia maka akan hilang perbedaan karena bangsa kita didirikan diatas perbedaan,” katanya.

Previous Harga Bawang Putih Naik, Pemerintah Akan Lakukan Intervensi
Next Jurnalis Allan Nairn tentang isu penggulingan Presiden Jokowi tidak dilakukan secara cover both side, sehingga tidak valid # AllanNairnProvokator