Apapun hukuman yang diterima Ahok, semua elemen masyarakat harus terima karena sesuai uu yang berlaku di Indonesia


Jakarta, BuletinInfo – Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais menilai tuntutan jaksa dalam kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai terlalu ringan justru memperlihatkan jaksa seolah malah membela Ahok.

Karenanya Amien merasa ada keanehan dengan tuntutan satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan itu.

“Ada keanehan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) malah membela terdakwa (penista agama), itu luar biasa,” kata Amien di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/4).

Amien juga mengaku khawatir, dengan tuntutan ringan seperti itu, negara Indonesia akan menjadi seperti negara tanpa hukum. Pasalnya, karena hal tersebut, penegakkan hukum dipertanyakan, untuk kasus kecil dihukum dengan berat namun yang besar justru dituntut ringan.

“Jadi kalau ini dibiarkan negara kita jadi Lawless Country. Yang kecil dihukum berat yang besar ditutupi,” kata Amien.

Amien juga mengingatkan, dalam sidang putusan 9 Mei 2017 mendatang, Majelis Hakim harus mendengarkan aspirasi masyarakat dan menegakkan keadilan di mata hukum.

“Saya berharap Hakim itu pakai Nurani tegakkan keadilan yang betul-betul tidak menohok tidak melukai dan mencederai perasaan keadilan masyarakat,” ujar Amien. [ipk]

Previous Waspada terhadap Situs Islam Palsu Penyebar Radikalisme
Next Ditlantas mempersiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk menciptakan keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas saat May Day