BIN Bantah Kabar Pembentukan Tim Kemenangan Ahok


JAKARTA – Beredar kembali berita lama yang diangkat kembali tentang pembentukan tim kemenangan Ahok yang dibentuk oleh BIN.

Sebetulnya kabar beredarnya Surat Keputusan tentang pembentukan sebuah tim oleh Badan Intelijen Negara (BIN), awalnya dikeluarkan oleh sebuah media bernama Indonesia Policy disebut sebagai tim pemenangan Ahok.

Kabar tersebut juga sudah dibantah langsung oleh Deputi Komunikasi dan Informasi BIN, Bambang Wiyono, yang menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar.

“Itu informasi tidak benar, tidak ada seperti itu. BIN bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk salah satu pasangan calon di Pilkada, Posisi BIN Netral dalam pilkada. Kami tidak berpolitik praktis” sebut Bambang Wiyono, Deputi VI BIN.

“Indonesiapolicy.com sudah jelas salah menterjemahkan Surat Keputusan yang bahkan tidak tertulis atau ada relevansinya sama sekali dengan Calon Gubernur Ahok,” ujar Deputi VI BIN.

Menurut pengamatan, SKep tersebut berupa SKep tentang Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK). Adapun DISK merupakan lembaga adhoc yang dibentuk sejak era Hendropiyono untuk memberikan masukan-masukan kepada Kepala BIN mengenai isu-isu strategis nasional dan internasional. Setiap pergantian pimpinan BIN biasanya memang dikeluarkan SK baru untuk anggota DISK.

Namun saat ini, menjelang pilkada DKI putaran kedua, isu bohong tersebut kembali dikeluarkan.

Penggorengan isu tersebut, disinyalir sangat kuat muatan politisnya dan memang sengaja dibuat agar mendeskriditkan salah satu pasangan calon pilgub DKI yaitu Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Isu ini sengaja kembali dikeluarkan agar seakan-akan peran pemerintah saat ini tidak netral, sehingga nantinya masyarakat akan tidak percaya terhadap pemerintah saat ini.

BIN sendiri sebenarnya tidak mungkin melakukan hal ini, karena sejatinya BIN merupakan alat negara dan bukan alat kepentingan politik.

Jadi, BIN tidak mungkin terlibat dalam urusan-urusan politik negara, apalagi sampai menjadi tim kemenangan di dalam pilkada.

Previous Mandalika Jadi Incaran Investor Australia
Next FTA Akan Tekan Bea Masuk Produk Ke Sri Lanka