Buat Apa Demo Kalau Tuntutannya Ternyata Sudah Dipenuhi Pemerintah


Pada tanggal 30-31 maret 2017, dikabarkan akan terjadi demo dari elemen-elemen aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Bela Bangsa Dan rakyat ke gedung MPR RI.

Kelompok tersebut mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk turun ke jalan dan mengikuti aksi tersebut.

Alih-alih mereka menyarakan bahwa aksi tersebut merupakan upaya untuk menagih kepada pemerintah untuk menyelasaikan segenap permasalahan yang menimpa bangsa ini.

Demo tersebut akan menuntut :

Tuntaskan kasus korupsi yang ada di indonesia saat ini terjadi seperti, E-KTP, dan kasus korupsi yang belum diselesaikan.

Tegakan hukum dan Tangkap Penista Agama.

Kembali kejati diri bangsa Indonesia.( Pancasila dan UUD 1945 yang Asli).

Tolak komersialisasi pendidikan ( pendidikan mahal ).

Evaluasi Kinerja Jokowi ( Naikan Gaji TNI, POLISI, Guru dan Buruh ).

Sebetulnya keempat tuntutan di atas memang sedang dikerjakan oleh pemerintah. Kasus E-KTP sudah diungkap oleh KPK dan sekarang sedang proses persidangan.

Sedangkan, kasus korupsi lainnya sedang dalam penyelidikan. KPK sendiri selama ini juga berhasil mengungkap kasus-kasus korupsi dan menangkap orang yang melakukan hal itu.

Untuk tuntutan lainnya, seperti penegakan hukum juga selama ini sudah dilakukan dan kasus penistaan agama sedang dalam proses persidangan. Jika mereka meminta pemerintah untuk menangkap penista agama, hal itu justru bukan merupakan tindakan penegakan hukum dan tidak menghormati hukum. Proses hukum yamg berlaku harus ditegakkan dan dihormati, nanti pengadilan yang menentukan siapa yang bersalah. Itu baru namanya penegakan hukum.

Terkait tuntutan ketiga, selama ini Indonesia selalu berjalan sesuai dengan Pancasila dan UUD 45. Hal itu dikarenakan kedua hal itu merupakan dasar dan fondasi negara Indonesia.

Tuntutan keempat juga sudah diusahakan oleh pemerintah, pemerintah berusaha menyediakan berbagai program seperti Kartu Indonesia Pintar untuk menjamin agar masyarakat Indonesia dapat menikmati pendidikan.

Aksi yang akan dilakukan sekelompok elemen mahasiswa ini, seharusnya tidak dilakukan. Karena sejatinya tuntutan mereka memang sedang dilakukan oleh pemerintah.

Seharusnya daripada mereka berdemo membuang-buang tenaga, mereka seharusnya membantu pemerintah dalam mewujudkan program-program pembangunan dengan belajar sungguh-sungguh.

Sebagai mahasiswa tugas mereka adalah mencari ilmu sehingga nantinya dengan keahlian dan ilmu mereka, mereka dapat membantu membangun Indonesia kelak nanti.

Previous Menag: Agama Harus Jadi Alat Pemersatu Keragaman
Next Lebih baik tidak ikut demonstrasi, mau tahu alasannya?