Budi Gunawan: Indonesia bukan hanya sebagai pasar namun juga berubah menjadi transit dan produsen narkoba


Jakarta, BuletinInfo – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan (BG) mengungkapkan ekonomi Indonesia dikuasai oleh para kartel pangan dan energi. Dia mengakui para kartel ini sangat sulit untuk diberantas.

Hal ini disampaikan Budi Gunawan saat menjadi pembicara dalam Halaqah Nasional Alim Ulama se-Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (13/7). Dia mencontohkan kartel bermain untuk berupaya menggoyang Susi Pudjiastuti dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Contoh Bu Susi sekarang sedang mengalami serangan balik yang sangat kuat (lewat) demo nelayan. Kekuatan ini lah yang bermain untuk ibu Susi diganti,” kata Budi Gunawan.

Selain dikuasai oleh kartel, Budi mengungkapkan ekonomi Indonesia juga diserang dengan dibanjiri produk palsu dan tidak berkualitas yang berasal dari China. Menurut dia, ada juga operasi intelijen di bidang ekonomi yang sangat masif.

“Di bidang ekonomi ini juga perlu diketahui. Ada operasi intelijen di bidang ekonomi yang sangat masif. Dan marak yang kita rasakan banjirnya produk palsu dan tidak berkualitas di Indonesia khususnya dari China,” ujarnya.

Mantan Kalemdikpol ini berujar barang palsu dan tidak berkualitas biasanya dijual dengan harga murah. Lewat harga murah, lanjut Budi, melemahkan produk lokal dan melemahkan kemandirian ekonomi Indonesia.

Selain itu, Budi mengungkapkan Indonesia juga menjadi sasaran empuk bagi gerbong narkoba. Dia menambahkan, saat ini Indonesia tak hanya menjadi negara yang dianggap sebagai ‘pasar’. Namun, justru Indonesia telah menjadi produsen narkoba.

“Indonesia bukan hanya sebagai pasar namun juga berubah menjadi transit dan produsen. Ini membahayakan,” ujarnya. [ded]

Previous Penyeludupan 1 ton sabu digagalkan polda metro jaya
Next 'Gagal Paham'nya Seorang Pakar Hukum Tentang Izin Ormas dan Badan Hukum Ormas