Dakwah mempertajam perbedaan sama dengan dakwah sesat, Waspada!!!


Garut, BuletinInfo – Tabligh akbar di Garut diklaim menjadi arus gerakan solidaritas Bela Islam mulai terkonsolidasi di Jawa Barat dengan mengambil momen Tablik Akbar di Garut sebagai deklarasi perlawanan atas arogansi PDIP. Hal tersebut tentunya memiliki tendensi negatif yang mengarah pada upaya mendiskreditkan PDIP melalui fitnah bahwa pemerintahan saat ini menunjukkan kebencian terhadap umat Islam dan menuding bahwa Perppu Ormas yang telang menjadi Undang -undang adalah produk politik untuk menyerang umat Islam.

Apalagi ditabligh tersebut diangkat isu PKI yang secara tersirat ingin memecahbelah bangsa dan memojokan PDI-P dan Pemerintah yang dituding terkait dengan bangkitnya PKI di Indonesia.

Sementara itu, langkah politik yang memanfaatkan agama dan identitas tentunya untuk menurunkan elektabilitas Joko Widodo pada Pilpres 2019. Oleh sebab itu masyarakat harus lebih jeli agar tidak terjebak dalam politik identitas yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal itu telah mengorbankan kedaulatan bangsa, stabilitas nasional, dan kerukunan hidup antar umat beragama hanya untuk mendukung kepentingan politik dari kelompok tertentu yang mengatas namakan agama.

Masyarakat diimbau agar dapat lebih bijak menyikapi dakwah yang mempertajam perbedaan karena hal tersebut tidak sesuai dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

(HA)

Previous Presiden Sebut Kesepakatan Indonesia-Korsel Pertajam Akselerasi Industrialisasi Di Indonesia
Next Haedar Nashir: Ada semangat solidaritas antar bangsa atau global dalam Pancasila