Demi Kemenangan Pilkada, Anies Dekati Keluarga Cendana


Pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengadakan pertemuan dengan keluarga bekas penguasa orde baru (Orba) Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto di Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/2).

Dalam pertemuan tersebut, Anies mengatakan pertemuan itu hanya undangan makan malam dan silaturahmi.

“Sebenarnya sudah lama diniatkan hanya karena waktunya enggak bisa sebelum tanggal 15, sesudah tanggal 15 baru (bisa) hari Rabu malam. Kita ngobrol santai,” ucap

Anies usai salat Jumat di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/2).

Pada kesempatan tersebut selain mengobrol santai, mereka juga membicarakan tentang putaran dua Pilgub DKI. Anies bersyukur dengan dukungan keluarga Cendana yang merupakan penguasa Orba untuknya di putaran kedua.

“Kita ngobrol santai, dan kami bersyukur bahwa saya tahu Mbak Titiek mengambil sikap untuk mendukung kita. Dan kita apresiasi sekali,” ujarnya.

Meskipun saat ini Titiek merupakan kader Partai Golkar, Anies mengaku tidak ada pembicaraan khusus mengenai dukungan dari partai beringin itu.

Selain itu, dukung-mendukung antar partai, katanya, merupakan ranah partai pengusungnya.

“Kalau ditanya apakah bicarakan Golkar, saya bilang tidak sama sekali. Tapi kalau ditanya ngomongin enggak putaran kedua, iyalah pasti,” lanjut Menteri pecatan Jokowi itu.

Kunjungan tersebut mengindikasikan bahwa Anies membutuhkan dukungan dari bekas penguasa Orba.

Hal ini sungguh sangat disayangkan, karena selama ini Anies dikenal tidak menyukai orde lama. Bahkan, pada waktu menjabat sebagai Menteri Pendidikan, dia sempat berusaha untuk meluruskan sejarah yang dibengkokkan oleh penguasa Orba.

Namun, hal ini dapat memastikan bahwa Anies sendiri merupakan orang yang tidak mempunyai pendirian.

Hal ini juga memperlihatkan bahwa dia merupakan sosok yang rela menelan ludahnya sendiri demi ambisi kekuasaannya.

Untuk mendapatkan kekuasaan dia rela menjual ideologisnya dari mulai tidak menyukai Prabowo hingga merapat ke Prabowo, hingga kini mendekati keluarga cendana demi mendapatkan kekuasaan.

Previous Pemerintah berkomitmen untuk Sejahterakan Nelayan Indonesia
Next Anies-Sandi, Mulai Dari Politik Penipuan Hingga Upaya Pecah-Belah