Dirut PT. Garam ditangkap pihak kepolisian atas dugaan penyalahgunaan impor dan distribusi garam industri sebanyak 75 ribu ton


Jakarta, BuletinInfo – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menangkap tersangka penyalahgunaan impor dan distribusi garam industri sebanyak 75.000 ton di Pondok Gede Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 10 Juni 2017.

Tersangka bernama Achmad Boediono yang juga sebagai Direktur Utama PT Garam (Persero) itu ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Perumahan Prima Lingkar Luar Blok B3 Kelurahan Jati Bening.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Brigjen Agung Setya menjelaskan PT Garam selaku BUMN menerima penugasan dari Menteri BUMN untuk mengimpor garam konsumsi dalam rangka pemenuhan kebutuhan konsumsi garam nasional.

“Merujuk Permendag 125 tahun 2015 Pasal 10 tentang ketentuan Importasi Garam, importir garam industri dilarang memperdagangkan atau memindahtangankan garam indsutri ke pihak lain. Namun, sebanyak 74 ribu ton malah diperdagangkan kepada 45 perusahaan lain,” kata Agung melalui keterangan tertulisnya.

Selain itu, sesuai Surat Persetujuan Impor yang dikeluarkan Kementrian Perdagangan yang diimpor oleh PT Garam adalah garam indsutri dengan kadar NaCl di atas 97 %. Kemudian, kata Agung garam industri yang diimpor tersebut sebanyak 1.000 ton dikemas dalam kemasan 400 gram dengan mereka Garam cap Segitiga G dan dijual untuk kepentingan konsumsi.

“Jadi yang dilakukan PT Garam bukan hanya memperdagangkan atau memindahtangankan bahkan mengemas menjadi garam konsumsi untuk dijual kepada masyarakat,” katanya.

Atas kasus ini tersangka diduga melanggar ketentuan dalam Pasal 62 Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 3 dan 5 Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(ulu)

Previous Rikwanto pastikan segala proses penanganan perkara telah sesuai hukum, tidak ada kriminalisasi ulama
Next Menyimak Kesiapan Pemerintah Membangun Sarana Mudik Lebaran Yang Hampir Rampung

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *