Dukung Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembalian Kekayaan Alam Papua Dari Freeport


CEO Freeport mengatakan kepada media Reuters bahwa CEO jutaan rakyat Amerika melakukan investasi di Freeport dengan tabungan mereka untuk dana pensiun. Dari sini dapat terlihat bahwa selama ini kekayaan alam Papua yang menjadi tambang Freeport menjadi investasi hari tua di Amerika.

Hal ini aneh karena banyak Indonesia dan rakyatnya hidup di bawah garis kemiskinan sedangkan sumber alamnya di sana dieksploitasi oleh Freeport.

Bahkan Indonesia sebagai tuan rumah saat ini hanya mendapatkan bagian yang kecil dari Freeport

Seharusnya rakyat Indonesia semestinya mendapat keuntungan dari kekayaan alam yang disewakan ke orang asing. Seperti kita menyewakan lahan untuk dibajak petani.

Tapi, kejadian sebaliknya berlaku berpuluh puluh tahun. Indonesia terutama rakyat Papua tetap nelangsa dan tidak kebagian apa-apa.

Terlebih lagi, saat ini Amerika Serikat melalui Presiden barunya menunjukkan sikap intolerasi terhadap muslim, melalui pemboikotan warga muslim. Sebagai negara muslim terbesar di dunia apakah Amerika akan peduli terhadap Indonesia?

Hal ini terlihat dari apa yang dilakukan Freeport saat ini, di mana mereka tidak mengindahkan peraturan Indonesia dan malahan membawa kasus tersebut ke arbitrase internasional.

Tindakan tersebut bukan merupakan bentuk toleransi terhadap Indonesia.
Seharusnya kalau mereka benar-benar peduli terhadap Indonesia, mereka harusnya merelakan investasinya di Indonesia, bukan hanya untuk penduduk yang mayoritas muslim tapi juga untuk orang Papua.

Terlebih lagi, sudah sekian lama Freeport mengeruk kekayaan alam kita dan kita hanya berpangku tangan.
Namun, sayangnya kepedulian terhadap apa yang dilakukan Freeport ini juga tidak dipedulikan banyak orang Indonesia.

Bahkan mereka malah sibuk demonstrasi, sementara Freeport secara perlahan menggerogoti alam kita.

Akan tetapi, mengapa mereka tidak mau melakukan demonstrasi terhadap Freeport untuk keluar dari Indonesia?

Seharusnya mereka peduli terhadap masalah ini dan mendukung pemerintah untuk mengambil alih kekayaan alam kita dari Freeport.

Agar kekayaan alam tersebut dapat dimanfaatkan kekayaan alam Papua dapat dikendikan oleh BUMN. Agar kekayaan alam tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemerintah sehingga dapat digunakan untuk menuntaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia.

Dengan mengelola sumber daya alam sendiri, keuntungan dari pengelolaan alam tersebut dapat seratus persen digunakan untuk rakyat Indonesia, bukannya dimanfaatkan untuk memperkaya warga Amerika Serikat.

Kebijakan pemerintah dalam mengambil alih Freeport tersebut terlebih lagi selaras dengan keinginan mereka untuk melakukan pemerataan perekonomian dan kesejahteraan di Papua.

Sikap tegas pemerintah untuk dalam hal Freeport tersebut patutlah di dukung. Janganlah kita dijajah dalam bentuk rekanan bisnis yang jauh dari menguntungkan.

Pemerintah harus berani menegakkan keadilan di tanah Papua. Kita harus bisa mulai mandiri dari ketergantungan dari negara barat. Nyatanya setelah kemerdekaan kekayaan alam kita masih dikeruk oleh mereka.

Kalau sejarah perjuangan kemerdekaan kembali lagi. Maka perebutan alam Papua bisa kita perjuangkan kembali dalam bentuk negosisi yang menguntungkan rakyat Indonesia.

Kalau tidak Freeport seharusnya hengkang dari ibu pertiwi. Biarkan rakyat Papua mendapatkan haknya kembali.

Previous Freeport Harusnya Patuh Dengan Peraturan Di Indonesia
Next Strategi Jokowi Melawan Imperialisme Barat, mengancam Dinasti Freeport