Empat pemuda Kalimantan diamankan petugas bandara Kualanamu karena membawa sabu 2,3 kg


Medan Buletininfo – Empat pemuda asal Kalimantan terciduk petugas Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) membawa narkotika jenis sabu-sabu sekira pukul 21.49 WIB, Jumat (8/9/2017).

Empat tersangka masing-masing Arif Rahman Yuliandi Syahputra (22) warga Jl Batang Hambalang, Kecamatan Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Barabai, Kalimantan Selatan dan Egy Herfin Ruben (22) warga Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Barabai, Kalimantan Selatan.

Kemudian, dua tersangka lainnya yakni Akhmad Nor Abidin (25) warga Jl Bali, Gang Bonaan RT 15, Banjarmasin Tengah, serta Verdy Fauzan (19) warga Jl Setia Budi, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Dari tangannya, petugas menemukan empat paket sabu-sabu yang dikemas dengan balutan isolasi putih dengan berat yang beragam. 715 gram, 289 gram, 750 gram dan 645 gram.

“Mereka ini dari seluruhnya dari Kalimantan. Tertangkap petugas Avsec Bandara Kualanamu yang bertugas di SCP II secara manual touch body,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Rina Sari Ginting, Sabtu (9/8/2017).

Keempat kurir ini tiba dari di Kualanamu sekitar pukul 09.00 WIB Jumat dan sempat menginap di salah satu hotel di Medan.

“Saat ini pihak PT Angkasa Pura II telah menyerahkan barang bukti serta pelaku ke Sat Narkoba Polres Deliserdang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk, sabu tersebut hendak dipasok ke mana.” ujar Rina.

Kapolres Deliserdang, AKBP Robert Da Costa mengatakan modus para tersangka menyelundupkan sabu dengan cara menyimpan bungkusan narkoba itu diselipkan di paha.

Total barang bukti yang disita dari keempatnya berjumlah 2.339 gram.

“Tiap tersangka membawa satu bungkusan sabu. Untuk saat ini keempatnya sudah diserahkan ke Satres Narkoba kami (Polres Deliserdang),” ungkap Robert.

Previous Polisi amankan koordinator Tamasya Al Maidah Asma Dewi pemesan ujaran kebencian dan terlibat dalam kelompok Saracen
Next Isu kebangkitan PKI dan anti Islam merupakan isu klasik ingin menjatuhkan pemerintahan, Semua isu itu HOAX!