Enggan Penuhi Langsung Panggilan Polisi, Sandiaga Uno Terlihat Takut


Jakarta- Sandiaga Salahudin Uno mengakui meminta kepada Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk menjadwalkan ulang pemanggilan dirinya sebagai saksi. Sandiaga meminta agar panggilanya ditunda karena takut digarap Polisi.

Padahal pada hari Jumat (10/3) ini, pihak kepolisian memanggi Sandiaga Uno untuk memberi keterangan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret dirinya tahun 2013 lalu.

Akan tetapi, dia hari ini tidak mau menghadiri panggilan tersebut, dengan alasan padatnya jadwal kampanye.

“Saya tadi pagi telah memberi surat kuasa kepada tim hukum untuk datang ke Polsek Tanah Abang. Saya bersedia hadir namun tim hukum saya sedang berupaya melakukan penjadwalan karena surat baru saya terima hari Kamis (9/10) dan sangat mendadak,” kata Sandiaga, saat usai melakukan salat jumat di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta.

“Waktu kampanye sangat sempit yakni hanya enam minggu dan kalau sampai harus penuhi panggilan satu kali atau lebih akan sangat merugikan dari segi waktu,” ujarnya.

Selain mencoba menjadwalkan ulang waktu pemanggilan, Sandiaga Uno mengatakan tim hukumnya sedang mencoba opsi memberi keterangan secara tertulis.

Sandiaga Uno terlihat sangat takut dalam menghadapi polisi dalam kasus ini. Bahkan, dirinya saat ini mengatakan bahwa tidak mau bertemu dengan Polisi dan malah meminta untuk memberikan keterangan tertulis saja.

Previous FTA Akan Tekan Bea Masuk Produk Ke Sri Lanka
Next Frankfurt Book Fair 2015 Capai Rp146 miliar, Anies Dilaporkan Ke KPK