Handoko Lee jadi buronan Interpol setelah melarikan diri


Terpidana kasus korupsi Handoko Lie kabur atau melarikan diri.
Handoko Lie selaku direktur PT. Arga Citra Kharisma dinyatakan bersalah oleh Mahkama Agung (MA) kini merupakan buronan atas kasus korupsi beberapa pengalihan tanah seperti milik PJKA (sekarang PT. Kereta Api Indonesia/KAI) menjadi sebuah pusat perbelanjaan besar di Medan, Sumatera Utara (1982), Penerbitan HGB thn 1994 dan 2004 serta perpanjangan HGB 2011.
Handoko dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, denda Rp. 1 Miliar, subsidair 6 bulan dan harus mengembalikan kerugian negara sebesar Rp. 187 Miliar.
Sebelum memenuhi panggilan untuk menjalani pidananya, Handoko diduga telah kabur dan bersembunyi di negara-negara tetangga Indonesia termasuk Malaysia sebagai tempat yang sangat strategis khususnya Penang karena mayoritas masyarakat Penang merupakan warga keturunan dan sebagian besar memiliki hubungan dengan masyarakat keturunan Medan.
Saat ini pihak kejaksaan telah meminta bantuan Interpol agar Handoko Lie dimasukan dalam Red Notice.

Previous Indentifikasi sel tidur Isis, waspada.....
Next Kapal penangkap ikan yang berbobot 234 ton yang berangkat dari Indonesia menuju Oman membawa 3 warga Korea Selatan dan 18 Warga Negara Indonesia, tidak dibajak, melainkan kehilangan kontak saja