Hasto: Jokowi sangat merakyat dalam 3 tahun pemerintahannya


Jakarta, Buletininfo-Sekjen PDI PerjuanganHasto Kristiyanto menilai tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keberhasilan faktual dan positif bagi rakyat.

Karena itu, PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas keberhasilan Jokowi-JK. “Rakyat semakin merasakan terobosan kebijakan infrastruktur yang mampu merombak struktur perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Keberhasilan pengendalian harga kebutuhan pokok pada saat lebaran tahun ini juga bisa menjadi salah satu bukti keberhasilan,” ujarnya, Jumat (20/10).

PDI Perjuangan pun mengapresiasi model kepemimpinan Jokowi yang merakyat dan bergerak ke bawah. Jokowi menjadikan dialog langsung dengan masyarakat sebagai metode genuine yang menampilkan watak kepemimpinan dari, oleh dan untuk rakyat. “Model kepemimpinan Pak Jokowi ini menjadi strong point beliau, dan menggambarkan aliansi sempurna dengan rakyat,” katanya.

Hasto menjelaskan, model ini sekaligus menjadi benteng yang paling tangguh menghadapi gempuran tokoh-tokoh lain hanya karena ambisi politiknya untuk pemilu 2019. “Hasilnya, tampilan yang kontradiktif. Rakyat antusias menerima Pak Jokowi, dan kelompok sana sekadar beretorika dengan isu yang dicari,” kata Hasto.

Buat PDI Perjuangan, kontestasi itu wajar bahkan positif dalam demokrasi. Namun, sebagai bangsa berkepribadian gotong royong, etika politik yang berkeadaban harus tetap dijunjung tinggi.

Hasto menuturkan, PDI Perjuangan mencatat keberhasilan pemerintahan dengan kepemimpinan yang dikenal jujur dan tampil apa adanya. Tingkat pengangguran mencatat paling rendah selama 18 tahun terakhir, yakni 5,3 persen.

Ketimpangan untuk menopang kehidupan yang lebih berkeadilan bisa ditekan hingga mencapai 0.393. Angka harapan hidup terus meningkat, ditandai dengan jumlah penerima Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Indonesia Sejahtera tang secara masif dibagikan untuk rakyat miskin.

“Kepemimpinan Pak Jokowi juga membuktikan implementasi efektif pembangunan dari pinggiran,” tegasnya.

Previous Pemerintah: Rasio Utang Negara Masih Dalam Batasan Aman
Next Aksi mahasiswa 20 oktober menuai reaksi keras dari masyarakat karena tidak taat aturan