Hentikan aksi pasung semen jilid II karena berbahaya


Jakarta,BuletinInfo – Deputi II kantor staf Presiden Yanuar Nugroho minta pengunjuk rasa yang ikut dalam aksi pasung semen jilid II untuk mengikuti petunjuk dokter karena dapat berbahaya.

Pada Jumat (17/3/2017) malam, perwakilan dari Kantor Staf Presiden yang dipimpin Deputi II Yanuar Nugroho menemui para pengunjuk rasa yang beristirahat di Kantor LBH Jakarta.

Yanuar Nugroho datang sambil membawa tim dokter dari RSCM Jakarta. Ia meminta warga Kendeng yang mengikuti aksi Dipasung Semen jilid II untuk mengikuti petunjuk dokter.

“Ada yang bisa berapa hari, itu kita ikuti. Dokter sama sekali tidak masuk ke ranah politik atau keputusan. Melainkan kalau itu sudah mengancam atau mengganggu kesehatan. Jadi kalau misalnya darah nggak bisa mengalir lagi, karena beban, khawatir ada pembusukan,” kata Yanuar kepada KBR, Jumat (17/3/2017) malam.

Yanuar mengatakan imbauannya itu bukan upaya untuk menghentikan Aksi Dipasung Semen, melainkan untuk kepentingan kesehatan peserta. Ini hanya masalah kesehatan. “Aksi kan tetap jalan,” kata Yanuar.

Di LBH Jakarta, Yanuar sempat berdiskusi tertutup dengan Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Rembang Joko Prianto dan Koordinator JMPPK Pati Gunretno selama hampir tiga jam. Kata Yanuar, JMPPK telah sepakat mengikuti arahan dokter.

Meski begitu, dia tetap tidak bisa menjanjikan apakah Presiden Joko Widodo akan menemui mereka.

Previous Kalapas Idi Bantah Tuduhan Napi Terkait Penyebab Kerusuhan Lapas
Next MUI Minta Aparat Tindak Tegas Pembuat Surat Jenderal Bintang 6 NII