Hoax!!! Screen Capture Tentang Pesanan Bunga Ahok Itu Bohong


JAKARTA – Balai Kota DKI Jakarta dipenuhi oleh ribuan karangan bunga yang ditujukan ke Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Namun, aksi pemberian bunga tersebut tercoreng dengan sejumlah pihak yang mengatakan bahwa bentuk ‘apresiasi’ itu merupakan hasil rekayasa.

Salah satunya adalah sebuah screenshot aplikasi pesan singkat Whatsapp, yang menggambarkan percakapan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan penyedia karangan bunga.

Screenshot tersebut diunggah oleh akun jejaring sosial Twitter dengan nama @SiBonekaKayu.

“Anonymous berhasil nge-hack HP Ahok. Karangan bunga belasungkawa ternyata rekayasa?” kicau @SiBonekaKayu.

Dalam foto tersebut tertulis, permintaan pengiriman sesuai perintah, yakni 1.200 karangan bunga ke Balai Kota DKI dan dikirim secara bertahap agar terkesan alami.

Akan tetapi, ternyata ada keganjilan dalam screenshot yang beredar masif di dunia maya, terutama media sosial tersebut.

Keganjilan-keganjilan inilah yang membuat netizen mengatakan bahwa unggahan foto tersebut adalah rekayasa.

“Masa namanya ahok sendiri yg muncul disitu.. tukang fitnah amatiran..” kicau akun @alam_f.

“Om, kl mau fitnah yg cerdas. Kl hp target yg di hack, yg tmpil nama lwn bicra bkn nama yg di hack,” cuit @mr_zaxit.

“Belajar ngedit lagi yang bener kak. :’)” kicau akun @superman_baik.

“Ini yg di hack hp pak ahok kan? tebalik nih editnya…harusnya kata2 pak ahok sebelah kanan…yg jawab sebelah kiri… wkwkwkwkkwkwkw,” cuit akun @dizah_elegant.

“Lah gimana. Bilang nya nge-Hack Hp Ahok, kok nama yg di bagian atas chat obrolan, Ahok juga? Mumet ah…” kicau akun @DimasSamiaji.

“Kalau namanya ngehack hp Pak Ahok, harusnya posisi tulisannya sebelah kanan, bukan yang kiri,” cuit akun @Nanang_Grande.

“Ini mah nge-hack hp tukang kembang kelesss…. LOL,” kicau akun @pipittta.

Keberadaan screenshot tersebut juga dibantah oleh Ahok yang menemukan banyak keganjilan dalam screenshot tersebut.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut juga membantah isi percakapan tersebut.

Dia mengatakan bahwa capture WA yang beredar tersebut palsu. Pasalnya dalam capture tersebut, dialog dari pemilik handphone yakni Krisnhoe, tanda read (centang dua biru) pada posisi dialog pemilik handphone, bukan dalam dialog lawan bicara.

“Kamu baca aja, bikin capture-an palsu aja bodoh. Hijaunya kebaca ke siapa? Kamu perhatiin betul-betul,” kata Ahok.

Selain itu, dirinya juga mengaku heran dengan maksud pembuatan capture WA palsu tersebut. Ahok mempertanyakan maksud di balik pembuatan percakapan palsu itu.

“Orang yang bikin itu yah, maunya apa dari gue gitu loh, tanya maunya dia apa yang bikin itu,” kata Ahok.

Sampai Rabu (26/4) malam, karangan bunga yang dikirim dari berbagai lapisan masyarakat untuk Gubernur Ahok dan Wagub Djarot masih terus berdatangan. Diperkirakan jumlahnya sudah mencapai sekitar 1.500 karangan bunga.

Previous Seorang Pria Mengaku Dirinya Kabur Dari Camp Teroris
Next Polda MetroJaya: Pengamanan peringatan may day telah dipersiapkan agar dapat berjalan aman dan lancar