Isu Jari Palsu Adalah Kabar Bohong


Saru hari menjelang pilkada, kampanye hitam mulai dilakukan beberapa orang untuk mendeskriditkan Pilkada DKI, salah satunya adalah menyebarkan gambar jari palsu (Prostetic Finger)  yang akan digunakan untuk mengelabui celupan tinta dijari sehabis melakukan pencoblosan.

Namun, hal itu adalah kabar bohong atau hoax, karena faktanya gambar tersebut adalah gambar marketing penjualan jari palsu (Prostetic Finger) oleh perusahaan jepang guna membantu para mantan Yakuza yang kehilangan jarinya (tradisi potong jari Yakuza).

Bisa dilihat pada artikel ini: http://abcnews.go.com/US/prosthetic-fingers-reform-japans-feared-yakuza-gangsters/story?id=19337750&singlePage=true

Dapat diketahui bahwa gambar tersebut diambil dari artikel tersebut, kemudian digabungkan dengan gambar jari yang dicelupkan tinta seusai pilkada.

Agar menggiring opini masyarakat sehingga mereka akan berfikir bahwa jari palsu tersebut akan digunakan untuk mengelabui proses celup jari ditinta setelah proses pencoosan.

Kabar tersebut diduga sengaja disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab agar masyarakat berfikir akan terjadi proses kecurangan dalam pilkada serentak. Pihak tersebut sengaja menyebarkan gambar ini dengan maksud untuk mericukan pilkada 15 februari 2017.

#turnbackhoax

Previous Umroh Mewah Agus, Ketika Agama, Ulama, Dan Ibadah Digunakan Untuk Kepentingan Politik
Next Rizieq Shihab: Kemesraan melalui ucapan Valentine ke Firza Husein