Isu Sistem IT KPU Diretas Adalah Bohong


Beredar isu yang mengatakan bahwa pada kemarin (15/2) pukul 02:11 hingga pukul 02:20 mengatakan bahwa sistem IT KPU diserang, sehingga mengakibatkan munculnya125.722 suara baru.

Namun, hal ini tidaklah mungkin karena sistem IT KPU sendiri dapat menahan jutaan hit secara bersamaan.

Selain itu, semua entry data di server KPU dapat dilihat log history, karena sistem KPU tidak memiliki features delete data atau edit data. Sehingga, jika sistem KPU diretas oleh seseorang, maka trace datanya masih ada di log history.

Keberadaan log history tersebut membuat sistem IT KPU dapat dilakukan pengecekan jika memang terjadi peretasan.

Memang secanggih apapun sebuah sistem, pasti juga masih ada celah yang bisa dicari untuk melakukan kecurangan. Namun, dengan keberadaan sistem log history di KPU hal itu menjadi jauh lebih sulit, belum lagi ilmu forensic IT di Indonesia juga sudah maju, sehingga dapat menelusuri jika memang terjadi peretasan atau kecurangan.

Keberadaan isu yang mengatakan server IT KPU diretas merupakan isu yang tidak benar. Isu tersebut sengaja dikeluarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memojokan kredibilitas pilkada DKI dan KPU.

Terlebih lagi, isu tersebut dimunculkan tanpa menggunakan data-data yang valid dan tidak menunjukan sumber dari data tersebut.

Isu-isu bohong seperti ini biasanya menggunakan data untuk menyakinkan pembacanya, namun datanya sendiri tidak memiliki sumber atau mempunyai sumber yang tidak jelas.

Previous Kasus Antasari Azhar Jangan Dikait-Kaitkan Dengan Istana
Next Neraca perdagangan Indonesia naik Signifikan pada Januari 2017 capai Surplus US$ 1,4 M

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *