Jangan Gunakan Cara Anarkis Dalam Selesaikan Polemik Angkutan Berbasis Online


Manado – Sebanyak 5000 pengemudi angkutan umum, serta taksi konvensional di Manado, Sulawesi Utara, menggelar demo besar-besaran hari Kamis (23/3).
Menurut rencana, 500 unit kendaraan angkutan dalam kota akan diikutsertakan dalam aksi ini.

Organda Kota Manado mengatakan, aksi ini merupakan upaya terakhir sebagai bentuk protes kepada pemerintah karena tidak tegas menyikapi hadirnya angkutan ilegal serta angkutan berbasis online.

Kehadiran angkutan gelap yang sudah bertahun-tahun beroperasi tanpa ada penindakan dari instansi terkait, serta kemunculan angkutan berbasis online berdampak signifikan terhadap pendapatan sopir angkutan umum, baik angkutan kota maupun AKDP.

Saat ini, pemerintah sedang berusaha untuk mencarikan solusi dalam mengatasi polemik angkutan berbasis online.

Salah satu solusi yang dilakukan oleh pemerintah adalah melalukan revisi peraturan menteri terkait angkutan online.

Upaya tersebut dilakukan agar nantinya polemik tersebut dapat terselesaikan.

Oleh karena itu, diharapkan agar kedua belah pihak dapat menahan diri dan tidak menempuh jalur-jalur kekerasan dan anarkis dalam mengatasi polemik ini, dan mempercayakan penyelesaian polemik ini kepada pemerintah.

Previous Pembangunan Bendungan Sei Gong Upaya Pemerintah Ciptakan Air Bersih
Next Joko Widodo: Bendungan Sei Gong sebagai Sumber Air Baku

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *