Jangan Sampai Ada Kecemburuan Antar Angkatan Bersenjata


Jakarta – Rumor yang berkembang soal pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang muncul sebelum Peringatan HUT Kemerdekaan, belakangan makin santer beredar. Disebutkan Wakil Kapolri, Komjen Budi akan menggantikan posisi Letjen (Purn) Sutiyoso.

“Saya heran kenapa rumor makin santer. Awalnya disebut-sebut ada fit and proper test untuk Pak Budi Gunawan pada 16 Agustus, tapi tidak terjadi. Lalu ada anggota DPR yang bilang surat Presiden tentang pergantian Kepala BIN akan dikirim ke DPR pada Rabu (24/8) kemarin, tidak terjadi juga,” kata Ketua Umum Perhimpunan Putra Putri Angkatan Udara Republik Indonesia (PPP AURI), Muara Karta Simatupang melalui pesan elektroniknya, Kamis (25/8).

Padahal Ketua DPR Ade Komarudin dan Wakilnya Agus Hermanto sudah membantah kabar tersebut.

“Kok terasa sekali ada pihak yang sengaja membuat kabar pergantian Kepala BIN. Masak mau ganti kepala BIN melemparkan isunya sampai empat bulan,” tulis Karta.

Karta mengharapkan agar pihak-pihak yang memainkan isu pergantian Kepala BIN ini untuk menghentikan penyebaran kabar ini.

“Biarkan Presiden Jokowi yang putuskan, tidak perlu dipengaruhi dengan membuat berita simpang siur soal Kepala BIN. Pak Jokowi tahu persis siapa yang loyal tegak lurus kepadanya,” cetus Karta.

Karta menambahkan, meski Presiden memiliki hak prerogatif mengganti Kepala BIN, sebaiknya Kepala BIN tidak dijabat dari unsur kepolisian, namun harus diisi dari purnawirawan TNI, khususnya TNI AD.

“BNN kan sudah dipimpin polisi, Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) juga dipimpin polisi, Polri dipimpin polisi, masak BIN juga mau dipimpin polisi. Jangan sampai ada kecemburuan antar angkatan bersenjata,” pungkas Karta.

-FN

Previous Tuding BIN Lemah, Ketua GP Ansor Gagal Paham Soal Arcandra
Next Pengamat: Presiden Itu Tidak Bisa Ditekan Soal Pergantian Kepala BIN