Jokowi berharap dengan adanya hutan sosial petani dapat lebih sejahtera


Bekasi, BuletinInfo – Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan Perhutanan Sosial sebagai program pemerintah untuk pemerataan ekonomi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (1/11).

Muara Gembong merupakan satu dari tiga lokasi awal yang diresmikan.

Dua kawasan lainnya ada di Teluk Jambe, Kabupaten Karawang.

“Pemerintah ingin sekali dengan pembagian izin pemanfaatan hutan ini, petani dan petambak betul-betul dapat meningkatkan kesejahteraannya,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

Menjelaskan, sebanyak 24 lokasi Perhutanan Sosial telah siap.

“Lokasi-lokasi tersebut tersebar di Jawa Barat sebanyak tujuh lokasi, di Jawa Tengah sebanyak tujuh lokasi dan di Jawa Timur sebanyak sepuluh lokasi. Dengan total lahan seluas kurang-lebih 13.500 hektare dan jumlah petani atau penggarap sebanyak 7.500 orang,” ungkapnya.

Menurut Darmin, Kawasan Muara Gembong merupakan daerah rawa yang sangat potensial dikembangkan untuk budi daya perikanan.

Dengan luas hamparan lahan sekitar sebelas ribu hektare dan melalui petak percontohan Perhutanan Sosial seluas 800 hektare, lahan tersebut akan lebih memiliki nilai strategis, baik dari aspek lingkungan, sosial maupun ekonomi.

“Dengan perhutanan sosial ini, pemerintah akan memberikan akses selama 35 tahun, sehingga penggarap tambak dapat melakukan budi daya tambak di lahan Perhutani di kawasan Muara Gembong,” tuturnya. 

Previous Wapres Jusuf Kalla: Papua tidak terima gerakan separatisme
Next Matahari Catat Laba Bersih Rp.1,5 Triliun dan Unilever Meraup Keuntungan Sebesar Rp5,23 triliun