Jokowi Happy dengan Sutiyoso, Wacana Ganti Kepala BIN Politis


Kepala BIN Sutiyoso saat Din Minimi menyerahkan diri

Jakarta – Berkembangnya isu pergantian kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di sejumlah media massa mendapat respon dari Pengamat Politik Dwi Julian Noor. Menurut Dwi, wacana pergantian Kepala BIN merupakan “gorengan” politik pihak-pihak tertentu.

“BIN itu bertanggung jawab langsung kepada Presiden, single user-nya adalah Pak Jokowi, jadi tidak tepat kalau ada pihak-pihak yang menginginkan Kepala BIN diganti, itu murni hak Presiden,” ujar Julian Noor saat dihubungi, Senin (25/7/2016).

Julian menilai, ada upaya memanfaatkan isu reshuffle Kabinet Kerja jilid II ini untuk memainkan wacana pergantian Kepala BIN. “Ingat soal penangkapan Samadikun, itu Presiden meminta langsung Pak Sutiyoso untuk menjemput buronan BLBI itu ke Tiongkok. Saya menilai, Presiden sangat percaya kepada Bang Yos,” ucap Julian lagi.

Julian yang juga Wakil Direktur Eksekutif Indonesia Media Watch (Inmetch) ini menyatakan bahwa tidak fair jika ada pihak-pihak yang ingin Sutiyoso diganti. “Menurut Saya, Kerja beliau bagus. Dua koruptor berhasil dipulangkan dan mejalani proses hukum,” katanya. Menurutnya, Ini hal yang belum pernah dicapai oleh pejabat-pejabat BIN era sebelumnya.

Ia juga menambahkan bahwa melunakkan perlawanan kelompok Separatis Din Minimi itu bukan kerja mudah. “Bernegosiasi dengan kelompok Din Minimi itu bukan kerja gampang lho, Sutiyoso terjun langsung hanya dikawal 1 ajudan dan 1 anggota TNI, itu one way ticket. Kalau gagal, dia bisa pulang nama,” ujar Julian, serius.

Julian juga mempertanyakan motivasi pihak-pihak yang ingin Sutiyoso diganti dengan berupaya melakukan pembentukan opini melalui media massa. Ia yakin, Presiden Happy dengan kerja Sutiyoso di BIN. “Wong Presiden sebagai user, Happy dengan kinerja Pak Sutiyoso, kok mereka (penyebar isu) yang rame-ramein?,” ujarnya.

Sementara Tantowi Yahya di tempat terpisah menyatakan kalau dirinya belum mendengar kalau Jokowi tidak puas dengan kerja Sutiyoso, “Saya belum mendengar kalau Presiden tidak puas dengan kerja Bang Yos,” ujarnya.
(NF)

Previous Ancaman Serius dari Game Pokemon GO
Next Di Cirebon Abu Tholut Akan Kupas Tuntas Faham Takfiri ISIS