Jokowi Panggil 4 Jenderal Untuk Kordinasi Ciptakan Pilkada Aman Tanpa Intimidasi


Jakarta – Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumpulkan empat jenderal jelang penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Kempat jenderal itu adalah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Jenderal (purnawirawan) Wiranto.

Pertemuan tersebut diselenggarakan demi menjamin keamanan seluruh warga Jakarta dalam menggunakan hak konstitusinya di hari pencoblosan pilkada putaran kedua.

“Semua warga harus dapat melaksanakan haknya tanpa gangguan, tanpa intimidasi dari pihak mana pun,” ujar Jokowi di Beranda Istana Merdeka, Senin (17/4).
Dengan keberadaan 4 Jenderal tersebut, Jokowi yakin, Pilkada DKI putaran dua berjalan lancar, bersih, tertib dan aman.

Karena itu, dia mengimbau seluruh warga Ibu Kota menggunakan hak pilihnya. Jokowi juga memastikan akan kembali menggunakan hak pilihnya di putaran kedua.

Selain itu, Jokowi mengatakan keiikutsertaan seluruh warga Jakarta dalam pilkada dinilai dapat menghasilkan pemimpin pilihan masyarkat.

“Gunakan hak pilih tanpa ragu. Saya sudah memerintahkan seluruh aparat negara menjamin kelancaran dan keamanan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di DKI Jakarta,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Sebelumnya, pihak kepolisian resmi melarang mobilisasi massa yang dapat mengintimadasi proses pemungutan suara di TPS pada Rabu (19/4) mendatang.

Hal itu dimasukkan di dalam maklumat yang  ditandatangani tiga institusi, yakni Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum DKI Jakarta pada hari ini.

Pada hari pencoblosan nanti, tiap TPS dijaga dua petugas keamanan dari TNI, Polri, dan dua orang dari Perlindungan Masyarakat (Linmas). Pola pengamanan ini untuk menyikapi situasi kerawanan selama pilkada.

Lebih lanjut, dalam pola pengamanan itu termasuk juga antisipasi gerakan mobilisasi massa dari luar Jakarta yang hendak ikut mengawasi proses pemungutan suara di tingkat TPS. Termasuk dari kelompok Tamasya Al Maidah yang rencananya akan mendatangkan massa dari berbagai daerah untuk mengawasi TPS selama Pilkada DKI Jakarta.
Dengan kordinasi pengamanan oleh 4 Jenderal tersebut diharapkan pilkada dki dapat berjalan dengan aman dan tanpa intimidasi.

Previous Presiden panggil 4 Jenderal ke Istana "Bersatu Jaga NKRI"
Next Empat Jenderal berkumpul di Istana Negara Jamin Kelancaran dan Keamanan Pilkada DKI Putaran Kedua