Jusuf Kalla KPK Tetap Kuat Meski DPR Ajukan Hak Angket


Makassar – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tetap kuat meskipun anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui pengajuan hak angket.

“KPK itu cukup kuat karena memiliki Undang-Undang dan itu lebih diatas, hak angket tak apa-apa. Tapi tergantung cara pakainya saja,” kata JK di kediamannya Jalan Haji Bau Makassar, Senin (1/5).

Dia mengatakan karena itu, hak angket yang disetujui DPR itu tidak apa-apa karena hak mereka bertanya dan menyelidiki. Walaupun ada proses yang dipertanyakan oleh orang-orang.

“Itu urusan DPR lah kalau mau selidiki silahkan,” kata orang nomor 2 di negeri ini.

Meskipun begitu, dia melanjutkan, ada prinsip-prinsip KPK yang tidak boleh dibuka secara rinci karena harus dengan langkah hukum.

“Tapi angket ini kan politik,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengetuk palu persetujuan pengajuan hak angket kepada KPK untuk menyelidiki proses hukum dan internal lembaga pada Jumat pekan lalu.

Hal itu menimbulkan banyak kontroversi dan penolakan, baik dari beberapa fraksi di DPR, ataupun di tengah masyarakat.

Upaya hak angket tersebut, dianggap sebagai upaya untuk melemahkan KPK.

Selain itu, DPR dinilai berusaha untuk menghalang-halangi proses penyelidikan KPK.

Namun, KPK merupakan lembaga independen yang dilindungi oleh Undang-Undang. Sehingga keberadaan hak angket tidak akan melemahkan KPK.

Previous Ketua MPR: Pancasila Membuat Negeri Kita Indah, Jadi Harus Terus Dijaga
Next Presiden Jokowi Ajak Pengusaha Hong Kong Investasi Di Indonesia