Kapal penangkap ikan yang berbobot 234 ton yang berangkat dari Indonesia menuju Oman membawa 3 warga Korea Selatan dan 18 Warga Negara Indonesia, tidak dibajak, melainkan kehilangan kontak saja


Jakarta, BuletinInfo – Kapal Milik Korsel yang sebelumnya diduga dibajak ternyata hanya lost contact.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan bahwa kapal penangkap ikan milik Korea Selatan hanya mengalami lost contact dan bukan dibajak oleg perompak Somalia.
Kapal penangkap ikan yang berbobot 234 ton yang berangkat dari Indonesia menuju Oman membawa 3 warga Korea Selatan dan 18 Warga Negara Indonesia.
Sebelum dinyatakan hilang selama 17 jam, para awak mengirim pesan bahwa terdapat kapal asing yang dicurigai merupakan kapal bajak laut Somalia mengikuti mereka.
Kedutaan Korsel di Afrika Selatan mendapatkan kabar bahwa awak kapal berada dalam keadaan selamat.
Didapatkan informasi bahwa kejadian yang menimpa kapal Korea tersebut bukanlah pembajakan seperti yang diduga sebelumnya dimana pihak militer Korsel telah menugaskan The Cheonghai Anti-Piracy Unit atau Unit Anti Pembajakan Korsel yang bertugas di perairan Somalia untuk melakukan penyelidikan dan penyelamatan terkait dugaan pembajakan tersebut. Namun yang terjadi adalah bahwa kapal tersebut hanya mengalami putus signal atau lost contact saja.

Previous Handoko Lee jadi buronan Interpol setelah melarikan diri
Next Masyarakat diminta jenazah pelaku aksi teror tidak di sholati di Masjid