Kapolri instruksi seluruh polda hingga polsek diseluruh Indonesia siaga satu hadapi aksi terorisme


Jakarta, BuletinInfo – Buntut penyerangan di Mapolres Banyumas, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menginstruksikan seluruh jajaran Polda hingga Polsek-Polsek yang tersebar di seluruh Indonesia untuk siaga dan waspada.

Pasalnya, adanya potensi upaya balas dendam pasca penembakan terhadap enam teroris di Dusun Siwalan, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Ma'ruf Amin dan TitoHal tersebut dirujuk Tito berdasarkan adanya serangan salah satu anggota teroris dengan menabrakan diri serta membacok petugas di Mapolres Banyumas, Selasa (11/4/2017) kemarin.

“Kita duga ada hubungan dengan peristiwa di Lamongan dan Tuban,Pimpinan ditangkap dan temannya ada sampai ditindak dan sampai meninggal dunia sehingga, dia melakukan pembalasan dan dirumahnya digeledah juga ada rangkaian-rangkain bom kemudian upaya membuat bom panci,” kata Tito, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4).

Di samping itu, Tito berujar sejatinya aparat tidak menggunakan tindakan tegas dan terukur saat menghadapi para teroris di Tuban. Namun dikarenakan tindakan para pelaku membahayakan nyawa petugas.

“Interogasi sementara kepada TSK ini juga bagian dari jaringan JAD,” tandasnya.

Previous Kasus penyaluran TKI Illegal kembali berhasil di bongkar oleh aparat hukum
Next Pengamat Arif Susanto: Tuduhan Ahok dan BG dalang dari penyerangan Nobel Baswedan Tidak Mendasar