Ketegangan Politik mulai memicu gesekan serius di Kalangan Pejabat Istana Jelang Pilgub DKI Jakarta


Jakarta, BuletinInfo –  Ketegangan politik jelang Pilgub DKI Jakarta Tanggal 19 mendatang mulai memicu  gesekan-gesekan serius di kalangan pejabat penting di lingkaran Istana.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menhan Ryamizard Ryacudu, Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan mayoritas anggota Kabinet yang berhaluan nasionalis-religi, memberi sinyal dukungan pada Anies-Sandi.

Sebaliknya, kubu Jokowi dan Luhut Binsar Panjaitan yang disinyalir punya hubungan kuat dengan konglomerat aseng makin agresif membela Ahok-Djarot.

“Hubungan kedua kubu terlihat akur, namun suasana kebatinan di internal pemerintahan terbaca makin tidak solid, saling curiga dan beradu kekuatan,” ungkap Ketua Progres 98 Faizal Assegaf , Minggu (16/4/2017).

Lanjut Faizal, Ihwal ketegangan dipicu oleh akumulasi keresahan umat atas kriminalisasi ulama dan tokoh-tokoh Islam. Serta munculnya isu gerakan jutaan umat Islam ke Jakarta 19 April.

Kedua faktor tersebut, tambah Faizal, suka atau tidak, telah menimbulkan gesekan perbedaan ideologi bagi kedua kubu.

Jusuf Kalla, Rymizard Ryacudu, Wiranto dan Gatot Nurmantyo harus diakui memiliki hubungan yang kuat dengan ulama dan umat Islam.

“Sikap Jusuf Kalla memberi dukungan bagi calon Gubernur Muslim menuai simpati rakyat. Hal serupa juga secara eksplisit diperlihatkan Wiranto,” kata Faizal. (17/4)

Previous Semen Rembang Siap Jalan tanpa Penambangan, Warga Sekitar Lokasi Mendukung Semen Rembang
Next Jelang Pilkada DKI, Polda Metro, KPU, Dan Bawaslu Terbitkan Maklumat Larang Mobilisasi Massa

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *