Keterlibatan Kepala Daerah Penting Dalam Pencegahan Radikalisme Di Wilayahnya


Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo meminta para Kepala Desa untuk mencegah penyebaran paham radikalisme di desa-desa.

Karena itu, dia juga menginstruksikan agar setiap kepala desa bisa langsung mengambil tindakan tegas dan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang.

“Kalau ada gejala radikalisme, saya minta kepada seluruh kepala desa dimanapun untuk segera melaporkan kepada pihak-pihak yang berwajib,” kata Eko setelah menjadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (01/6).

Sebagai upaya pencegahan menyebarnya paham radikalisme tersebut, menurutnya, para kepala desa juga diminta untuk aktif menanamkan nilai-nilai Pancasila di daerahnya. Karena kearifan lokal yang berlandaskan nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi antar umat beragama, dan musyawarah masih sangat kental di pedesaan.

“Negara kita ini akan besar jika semua elemen bisa menghayati dan mengamalkan nila-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Apalagi ┬ánegara ini negara yang beragam. Untuk itu kita semua wajib menjaga kenekaragaman ini sebab keberagamanlah yang membuat kita besar,” kata Eko.

Ucapanya tersebut mendapatkan dukungan dari Gubernur NTT, Frans Lebu Raya yang mendukung penuh tindakan pemerintah pusat untuk membubarkan organisasi yang terindikasi menanamkan nila-nila radikalisme dan organisasi yang mengancam keutuhan NKRI.

“Kita pemerintah dan warga di Provinsi NTT berkomitmen untuk selalu menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI. Kita menolak radikalisme, terorisme dan organisasi lain yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa. Warga NTT juga mendukung penuh upaya pemerintah yang akan membubarkan organisasi radikalisme dan anti pancasila,” kata Frans.

Saat ini, keberadaan paham radikal di masyarakat mulai makin terasa. Hal itu tentunya memberikan dampak yang negatif terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia.

Jadi perlu ada upaya untuk membatasi penyebaran paham radikal di masyarakat, salah satunya peran kepala daerah.

Namun peran serta masyarakat juga penting dalam membatasi penyebaran paham radikal tersebut.

Previous Korban Persekusi FPI Mengalami Ketakutan Dan Trauma
Next BI Nyatakan Kesiapannya Dalam Menjalankan Program Redominasi Rupiah