Ketua MPR: Pancasila Membuat Negeri Kita Indah, Jadi Harus Terus Dijaga


Subang – Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai, beberapa masyarakat Indonesia kini meninggalkan Pancasila. Padahal, Indonesia menjadi negeri yang sangat indah karena diwarisi Pancasila oleh para pendiri bangsa.

“Kalau seluruh rakyat Indonesia mau memegang Pancasila, niscaya Indonesia akan menjadi negara maju. Sayangnya saat ini justru kebanyakan kita malah meninggalkan Pancasila,” ujar Zulkifli, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/4).

Hal itu dikatakannya di hadapan peserta apel Barisan Patriot Bela Negara di alun-alun Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Selain itu, dia menambahkan kalau bangsa Indonesia memegang teguh Pancasila, maka negara akan aman dan damai. Karena Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang digali dari bumi Indonesia sendiri.

“Kalau kita bersengketa, Pancasila mengajarkan musyawarah untuk mufakat. Kalau ada rakyat kesusahan, sakit, kelaparan atau tidak bisa sekolah Pancasila mengamanahkan keadilan sosial,” kata Ketua Umum PAN ini.

Pancasila juga mengamanahkan pentingnya keadilan sosial untuk semua dalam menghadapi kesenjangan sosial ekonomi. Pancasila memiliki jawabannya di sila ke 5 yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, Zulkifli mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali pada Pancasila dan mengimplementasikan dalam perilaku sehari-hari.

“Kalau mau maju, mari jadikan Pancasila sebagai perilaku. Baik perilaku berbangsa, maupun perilaku sosial kita dalam kehidupan sehari-hari. Insya Allah Indonesia akan unggul di antara bangsa-bangsa,” tutup Zulkifli.

Pancasila dirumuskan oleh pendiri bangsa sebagai dasar dan fondasi Indonesia. Keberadaan Pancasila tersebutlah yang selama ini menyatukan masyarakat Indonesia yang terdiri dari banyak suku dan agama.

Karena itu keberadaan Pancasila harus terus diamalkan disetiap kehidupan sehari-hari kita, sebagai falsafah dasar seluruh masyarakat Indonesia.

Previous Pembakaran Karangan Bunga oleh Buruh di depan balai kota coreng peringatan May Day
Next Jusuf Kalla KPK Tetap Kuat Meski DPR Ajukan Hak Angket