KKB Papua tembaki konvoi mobil Freeport, Tiga orang menjadi korban luka-luka


Mimika, BuletinInfo – Tiga orang terluka akibat penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap rombongan konvoi mobil Freeport yang melintas di Mile 60 Jalan Tambang Freeport Indonesia, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (1/12/2017) sekitar pukul 10.10 WIT.

Informasi yang diperoleh dari Humas Polda Papua, tiga orang mengalami luka-luka atas insiden itu. Korban pertama adalah Ahmad Susanto (34), seorang pengemudi karyawan Kuala Pelabuhan Indonesia yang mengalami luka serpihan kaca di bagian wajah, luka di bagian kening, bibir atas luka sobek dan tangan bagian kiri atau telapak tangan luka-luka.

Korban kedua, Puryanto (69) adalah karyawan Kuala Pelabuhan Indonesia yang mengalami luka serpihan kaca dibagian tangan dan korban ketiga adalah Bripda Roni Dwy Kristiawan, anggota Brimob Kaltim, yang mengalami luka serpihan kaca dibagian pelipis kanan.

“Benar, Kelompok KKB melakukan penembakan di Mile 60, terhadap konvoi mobil Freeport,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (1/12/2017) siang.

Kamal menerangkan, penembakan itu terjadi saat mobil trailer Freeport melakukan konvoi dari mile 64 high land menuju ke mile 32 low land. Kemudian sesampainya di mile 60, rombongan konvoi diberondong peluru dari arah sebelah kanan.

“Mobil no lambung 020-816 yang dikemudikan Ahmad Susanto dan 020-1013 yang dikemudikan Puryanto yang terkena tembakan di bagian kaca. Kejadian itu mengakibatkan Ahmad Susanto tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak tanggul dan berhenti di sisi kanan jalan. Sementara untuk Puryanto langsung menghentikan kendaraannya,” katanya.

Atas peristiwa itu, Tim Satgas yang langsung di pimpin Kasatgaspam AKBP Soeroso langsung melakukan evakuasi terhadap rombongan, termasuk membawa korban luka-luka ke rumah sakit.

“Korban Ahmad Susanto pertama kali dievakuasi ke RS Tembagapura dengan menggunakan mobil Kasatgaspam yang selanjutnya langsung mendapat perawatan intensif. Lalu menyusul Puryanto dengan menggunakan mobil ambulans no 01.4443,” kata Kamal.

Kamal menambahkan, Satgas Amole yang dipimpin Kepala ops Amole sempat pula diberondong peluru dari arah sebelah kanan saat menuju Mile 60 dengan menggunakan mobil LWB. Kejadian itu kemudian melukai satu anggota Brimob yakni Bripda Rony Dwi Kristiawan.

Kamal menegaskan, pelaku penembakan masih berasal dari Kelompok KKB yang selama ini melakukan serangkaian penembakan di area Freeport.

“Pelakunya diperkirakan masih kelompok lama yang di pimpin oleh Sabinus Waker. Guna mengantisipasi adanya tembakan susulan, kesiapsiagaan terus ditingkatkan di area Freeport, sambil mengejar para pelaku,” ungkapnya.

Previous Presiden titip masa depan bangsa ini kepada guru
Next Seruan Politik Fadli Zon diaksi reuni 212 memperkuat aksi itu bukan hanya kegiatan keagamaan melainkan gerakan politik