Kontras Kritik MOU Polri dengan TNI terkait Penanganan Demo, Kontras Gagal Paham!!!


Jakarta, BuletinInfo  – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik kerja sama Polri dengan TNI dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Menurut KontraS kerja sama atau MOU tersebut merupakan bentuk kemunduran kualitas demokrasi dan hak asasi manusia.

Pernyataan Kontras tersebut salah besar dan gagal paham. Masyarakat perlu ketahui kerjasama Kamtibmas merupakan hal yang baik dan wajar untuk dilakukan dalam rangka mengoptimalkan sistem pertahanan dan keamanan bangsa, bukan menjadi kemunduran kualitas demokrasi dan hak asasi manusia sehingga tidak perlu dikaitkan dengan politik.

MoU tersebut dibuat untuk menegaskan tugas masing-masing instansi ke depannya, di mana Polri yang akan bersentuhan dengan massa dan TNI tetap pada posisi membantu mengamankan objek vital.

Sementara itu, MoU Polri dan TNI Nomor B/2/2018 yang telah ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tanggal 23 Januari 2018 Lalu tentang Perbantuan TNI dalam Rangka Memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

Masyarakat diharapkan jangan sampai terprovokasi dengan pernyataan ataupun pendapat kontras yang ingin melemahkan peran Polri dan TNI serta mengadu domba TNI dan Polri.

(HA)

Previous Posisi Jokowi Kuat di Pilpres 2019, Tapi Belum Aman, Ini hasil dari LSI
Next KPU RI memasang target untuk tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 sebesar 77,5 persen