KPK Akan Periksa Anif Shah terkait dugaan pemerasan terhadap Gubernur Sumatera Utara


Jakarta, BuletinInfo – Dugaan Peras Gubsu, KPK Jadwal Periksa Anif shah & anaknya

Dugaan Pemerasan pada Gubsu, KPK Jadwal Pemeriksaan Anif dan Musa Rajek Shah

Pengusaha sarang walet juga terduga mafia tanah eks HGU PTPN-2, Anif Shah dan putranya, Musa Rajek Shah alias Ijek dijadwalkan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (14/12/2015) di gedung lembaga anti rasuah di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Informasi diperoleh,Minggu (13/12/2015), Anif dan Ijek diperiksa terkait dugaan pemerasaan pada Gubernur nonaktif, Gatot Pujo Nugroho dan Sekda Hasban Ritonga di kasus Bansos Sumut, dan lahan eks sirkuit Ikatan Motor Indonesia (IMI) Medan di Jalan Pancing/Willem Iskandar.

“Dugaan pemerasan duit APBD dari kasus pengerahan massa unjuk rasa di kasus Bansos Sumut dan dugaan pemerasan di kasus eks lahan sirkuit IMI yang sempat membuat Sekda Hasban Ritonga sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Medan,” jelas sumber di lingkungan KPK, sesaat lalu saat dikonfirmasi.

Sementara sebelumnya, diinformasikan dari Medan, Ianif Shah dan Ijek yang merupakan Ketua IMI Medan, dijadwalkan diperiksa di KPK berkaitan dengan kasus melibatkan adik kandung Anif Shah, Ajib Shah Ketua DPRD Sumut yang kini ditahan KPK dalam kasus suap pembatalan hak interplkasi dewan oleh Gubsu nonaktif.

“Coba konfirmasi pada Bu Yayuk (Plh Kepala Biro Humas KPK). Mungkin dia tahu jadwalnya itu,” terang sumber.

Plh Kabiro Humas KPK, Yayuk Andrianti yang dikonfirmasi via selular, mengatakan adanya kemungkinan pemeriksaan Inif Shah dan Musa Rajek Shah. Tapi terkait kasus apa, Yayuk belum bisa membeberkan.

“Saya di luar, nanti saya ceking ya. Munkin terkait penyidikan GPN (Gatot Pujo Nugroho),” singkat Yayuk.

Sementara data dan informasi diperoleh, selain diduga terlibat pemerasan pengamanan aksi massa di kasus Bansos Sumut yang menjerat Gubsu nonaktif, Anif Shah dan putranya, Ijek juga terlibat dalam kasus alih fungsi aset Pemko dan penggelapan pajak lahan Jalan Jawa Medan, dengan tersangka mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap dan Abdillah AK MBA.

Selain itu, kasus laporan korupsi eks lahan IMI. Anif Shah dan Ijek diduga menyuruh seseorang melaporkan Sekda Hasban Ritonga dalam kasus lahan eks IMI ke Kejaksaan Tinggi Sumut. Sementara ketika sidang berjalan dan akhirnya sampai pada jelang tuntutan, pelapor menarik laporannya di depan majelis hakim karena diduga telah menerima suap bersama-sama dengan Anif Shah dan Ijek hingga mencapai Rp 10 miliar dari Gubsu Gatot dan Sekda Hasban Ritonga.

“Kasus melibatkan Anif Shah itu menggurita. Mulai lelang aset PTPN 2 tak sesuai dengan NJOP dan luas areal yang dilelang, kasus dugaan pemerasan Bansos Sumut, dan bahkan diduga memanfaatkan jabatan Ajib Shah sebagai Ketua DPRD Sumut untuk melakukan pemerasan pada Gubsu Gatot Pujo Nugroho,” pungkas Sumber.(Nando/Husip/Lan)

http://medanseru.co/berita/korupsi/5099/Dugaan-Pemerasan-pada-Gubsu–KPK-Jadwal-Pemeriksaan-Anif-dan-Musa-Rajek-Shah#.Vm5RCnpXerU

kasian masuk pejabat masuk penjara karena diperas, penegak hukum juga sudah di kendalikan mafia di sumut.

Previous Tidak Tangung-tanggung, Presiden Jokowi akan resmikan 9 bandara di Kalimantan hingga Papua
Next Jokowi Lebih pantas Jadi Imam Besar dibandingkan Rizieq, Jokowi Perjuangkan Rakyat