Kriminalisasi KPK langgengkan Rezim SBY


Jakarta,BuletinInfo- Kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi selamatkan rezim SBY . Hal tersebut terbukti diawali saat adanya pengakuan dari mantan ketua KPK Antasari Azhar karena kriminalisasi yang dilakukan rezim SBY. Selain itu pimpinan KPK lainnya Abraham Samad dan Agus widjojanto juga terkena dampak dari rezim SBY yang melakukan kriminalisasi terhadap KPK.

Berawal dari kehadiran Antasari di Bareskrim Polri, Selasa (14/2/2017) yang mendesak SBY untuk mengungkapkan kriminalisasi yang telah menjeratnya.

Antasari menuding SBY sebagai aktor intelektual di balik kasus Nasruddin.

Ia merasa dikriminalisasi karena enggan menuruti keinginanan SBY agar besannya, Aulia Pohan tidak ditahan KPK.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar bukan satu-satunya orang yang merasa dikriminalisasi oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga merasakan hal yang sama. Hal itu diungkapkan lewat loyalis Anas, I Gede Pasek Suardika, yang kini sudah pindah ke Partai Hanura.

“Mas Anas menyampaikan pesan, secara gamblang Mas Anas merasakan betul bahwa beliau, selain Antasari, sebenarnya beliau juga salah satu korban yang dikriminalisasi oleh orang yang sama,” kata Pasek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Awal Februari 2017.

sementara itu, Kriminalisasi yang dilakukan Rezim SBY terhadap KPK tidak berhenti sampai di situ. Pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto juga mendapatkan imbas dari Kriminalisasi Rezim SBY terhadap KPK ,walaupun Kasus Abraham Samad – Bambang Widjojanto telah selesai dengan deponering yang dilakukan pihak kejaksan agung.

Previous Bicara Tentang Kriminalisasi Samad Dan Bambang, Ternyata Zainal Abidin Pengamat Bayaran
Next Statement Kriminalisasi Samad Dan Bambang Itu Sebuah Pengalihan Isu Kasus Antasari

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *