Kyai Besar PBNU Gus Nuril: Indonesia terbentuk dari keberagaman bukan dari salah satu agama maupun suku saja


Pati, BuletinInfo – Salah satu Kyai Besar PBNU Gus Nuril mengatakan Indonesia sebagai negara yang besar memiliki keberagaman suku, ras dan agama merupakan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Dari keberagaman itulah Indonesia dapat berdiri menjadi satu negara yaitu Republik Indonesia.

Indahnya kebersamaan di Indonesia dengan berkaca dari piagam Madinah di ceritakan Gus Nuril, saat memberikan sambutan atau ceramah di acara NATAL KEBANGSAAN di Gereja Bethani Tayu, Pati , Jawa Tengah pada tanggal 09 Desember 2013.

Meski acara NATAL KEBANGSAAN diadakan di Gereja BETHANI Tayu, Pati , Jawa Tengah tersebut sempat menjadi kontroversi lantaran , undangan yang sudah disebarkan pada perwakilan tokoh – tokoh agama diminta ditarik kembali oleh Ormas – Ormas Radikal. Meski demikian  Nadhatul Ulama Indonesia adalah salah satu Organisasi Islam Tertua di Indonesia yang sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, dan Ormas – Ormas Radikal inipun tidak dapat berkutik menolak acara tersebut. acaranyapun akhirnya acara ini berjalan dengan lancar sampai selesai.

Setelah berselang hampir 4 tahun, ada sejumlah kelompok yang ingin mengungkit acara tersebut dengan “mengarahkan ke opini negatif” padahal kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh untuk menjaga keharmonisan antar umat beragama di Indonesia dan menjadi upaya tokoh-tokoh agama untuk mempersatukan Indonesia melalui Kebersamaan antar umat. Tidak ada yang yang berusaha saling menghancurkan dan memprovokasi untuk merusak keberagaman Indonesia yang telah terbingkai dalam NKRI. Upaya Gus Nuril patut di contoh oleh tokoh-tokoh agama lainnya agar semakin erat. Masyarakat juga jangan mudah terprovokasi dengan hasutan-hasutan yang ingin memecah belah bangsa ini yang terbentuk dari keberagaman suku, ras dan agama. Kebhinekaan Indonesia merupakan kekuatan yang luar biasa di bandingkan negara- negara lain di dunia.

(HA)

Previous Ceramah Gus Nuril Yang Berupaya Tumbuhkan Toleransi Umat Bergama
Next Rizieq dan Pendukungnya mengeluarkan jurus pamungkasnya, sampai Presiden Turki juga dijadiin berita HOAX