Masyarakat diminta jenazah pelaku aksi teror tidak di sholati di Masjid


Jakarta, BuletinInfo – Pelaku aksi teror yang selalu mengancam masyarakat sudah sepantasnya tidak diperbolehkan untuk di sholati jenazahnya di masjid-masjid. Hal tersebut dikarenakan pelaku aksi teror sudah membunuh banyak orang yang tidak berdosa dan telah menebar ancaman kepada masyarakat.

Pasca bom kampung melayu yang terjadi beberapa waktu lalu, mulai bermunculan pendapat masyarakat terkait tidak diperbolehkannya jenazah pelaku aksi teror di sholatkan di masjid-masjid. Banayak orang menilai pelaku aksi teror merupakan penjahat yang tidak boleh diampuni. hal tersebut sangat mendasar karena banyak orang yang tidak bersalah menjadi korban aksi teror tersebut.

Jangan sampai pelaku aksi teror justru dielu-elukan namun harus sebaliknya pelaku aksi teror harus di buang dilaut spy tidak ada penghormatan

Masyarakat harus cerdas dan dapat mendukung jenazah pelaku aksi reror tidak diperoleh untuk di sholatkan di masjid-masjid di seluruh Indonesia.

Previous Kapal penangkap ikan yang berbobot 234 ton yang berangkat dari Indonesia menuju Oman membawa 3 warga Korea Selatan dan 18 Warga Negara Indonesia, tidak dibajak, melainkan kehilangan kontak saja
Next Muhammad Syafi'i yang menjadi penghambat utama di selesaikannya pembahasan UU Terorisme