Masyarakat harus berani menolak aksi 20 Mei karena bertentangan dengan hukum


Jakarta, BuletinInfo – Masyarakat diminta untuk menolak ajakan aksi yang akan dilakukan pada 20 mei mendatang. Hal tersebut dikarenakan aksi yang akan diilakukan pada 20 mei merupakan aksi untuk memecah belah bangsa kita dan merusak kerukunan yang ada di tanah air. selain itu dalam aksi itu berkedok agama dan ada keinginan untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah sehingga dapat di simpulkan sebagai makar yang melawan hukum.

Belum juga reda situasi politik di Ibukota Jakarta dan reda dari berbagai aksi massa, pada 20 mei mendatang muncul ajakan yang provokatif untuk melakukan aksi di ibukota. Oleh sebab itu masyarakat Indonesia khususnya Jakarta jangan sampai terprovokasi untuk ikut aksi 20 mei mendatang.

Aksi tersebut merupakan aksi yang ditunggangi oleh kelompok tertentu yang ingin mengambil kesempatan dalam situasi politik yang memanas ┬áPasca Pilkada DKI Jakarta dan vonis Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Mas- masyarakat Indonesia diminta cerdas dalam memilah – milah ajakan yang sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Masyarakat jangan sampai terprovokasi dan diperdaya dengan aksi yang membawa nama agama apalagi aksi yang mengajak untuk menurunkan pemerintahan yang sah saat ini. Tindakan aksi tersebut jelas sekali melawan hukum karena dapat dikategorikan dengan potensi aksi Makar.

Tentunya jangan sampai masyarakat di perdaya sehingga harus melawan hukum. Aparat keamanan nantinya tidak akan segan – segan untuk bertindak tegas dalam mencegah ataupun menangkal dan menghadapi aksi 20 mei mendatang. Jangan sampai kita menjadi korban yang justru membawa keuntungan bagi yang memperalat kita.

Oleh sebab itu kita sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum dan menjunjung tinggi kehinekaan di negeri ini harus berani menolak aksi 20 mei mendatang yang menjurus ke arah makar dan dapat merusak bangsa ini. kita harus bersatu menjaga bangsa ini agar tetap utuh damai dan sejahtera. Tidak ada lagi tindakan-tindakan radikal dan anarkis di negeri ini. Yang ada hanyalah Bhineka Tunggal Ika, NKRI harga mati.

(HA)

Previous Waspada Terhadap Seruan Untuk Ikut Aksi Makar 20 Mei !!!
Next MUI: HTI sudah pantas dibubarkan pemerintah