Memanfaatkan IORA Dalam Meningkatkan Ekonomi Dan Keamanan Maritim Indonesia


Samudera Hindia adalah samudera terbesar ketiga di dunia, mencakup 20 persen dari permukaan air bumi, hal itu menjadikannya menjadi salah satu jalur perdagangan dunia.

Sekitar setengah dari seluruh kapal kontainer di dunia melewati Samudera Hindia, sedangkan sepertiga lalu lintas kargo curah dunia dan dua per tiga pengiriman minyak dunia lewat dari samudera yang mengambil nama dari negara India tersebut.

Jadi, keberadaan Samudera Hindia sangatlah strategis bagi negara-negara sekitarnya (termasuk Indonesia) terutama pada bidang ekonomi.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah organisasi kawasan yang dapat mengatur dan menjaga kepentingan-kepentingan negara-negara sekitar Samudera Hindia.

Solusi tersebut berada pada Indian Ocean Rim Association (IORA) yang berdiri secara resmi pada 6 – 7 Maret 1997 dan merupakan organisasi di kawasan Samudera Hindia yang beranggotakan 21 negara yaitu Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, Komoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Oman, Persatuan Emirat Arab, Seychelles, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Tanzania, Thailand dan Yaman.

Keberadaan IORA sangatlah penting bagi negara-negara sekitar Samudera Hindia karena tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan seimbang bagi seluruh negara anggota dan menciptakan landasan yang kuat bagi kerja sama ekonomi regional melalui upaya-upaya fasilitasi perdagangan dan menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan.

Dengan keberadaan IORA, pemanfaatan Samudera Hindia sebagai jalur perdagangan dapat ditingkatkan, sehingga dapat meningkatkan perekonomianian negara-negara disekitarnya, termasuk Indonesia.

Sebagai negara kepulauan dan maritim sangatlah penting bagi Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang paling sering dilewati dan singgahi oleh kapal-kapal asing.

IORA dapat digunakan Indonesia dalam meningkatkan perekonomian maritim Indonesia, terlebih lagi Indonesia semenjak 2015 merupakan ketua organisasi tersebut.

Saat ini, IORA digunakan Indonesia untuk memperkuat kerjasama dan keamanan maritim di Samudera Hindia.

Keamanan tentunya penting bagi perdagangan di Samudera Hindia, karena semakin aman jalur tersebut semakin banyak kapal yang melintasinya.

Dengan menjamin keamanan di Samudera Hindia, Indonesia secara tidak langsung mengamankan salah satu gerbang depannya.

Sementara, dengan meningkatkan kerja sama perekonomian negara-negara IORA, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin terjamin.

Kerja sama IORA sangatlah menguntungkan bagi Indonesia, karena sesuai dengan nawa cita kepemimpinan Jokowi yaitu poros maritim dunia.

Previous Pengembangan Blue Economy di Samudera Hindia Dan Peran Indonesia
Next Ketika Raja Salman Bertemu Keturunan Soekarno...