Netizen Layak untuk Murka atas perbuatan Annisa yang tidak terdidik didunia maya dengan menyebar ujaran kebencian terhadap ibunda Jokowi


Jakarta, BuletinInfo – Akun media sosial atas nama Annisa Madaniyah sekali lagi bikin masyarakat gerah, marah dan murka. Dibalik foto profilnya yang tampak alim dan lembut, akun tersebut kerap menulis kata-kata yang tak pantas dengan bahasa kebencian, hinaan, fitnahan dan hoax terhadap Presiden, Petinggi Negara, Pemerintahan bahkan telah merembet ke keluarga Presiden Jokowi.

Akun facebooknya merupakan fanspage yang sampai saat ini memiliki lebih dari 4000an likers dan lebih dari 4000 followers. (@nisabocahajaib). Akun twitternya menggunakan nama @pgalaxy766 .
Postingan yang dibuatnya banyak memberikan hinaan dan menantang pemerintah baik berupa tulisan maupun gambar atau foto editan (MEME).
Beberapa postingan Annisa Madaniyah antara lain, sebuah gambar monyet yang mukanya diedit, diganti dengan muka Bapak Jokowi. Dalam postingan tersebut juga ditambahkan dengan beberapa kalimat yang tak pantas dilontarkan kepada seorang kepala negara. Apalagi melalui media sosial. Postingan ini diterbitkan pada tahun 2015.
Postingan lainnya adalah tantangannya terhadap Bapak Jokowi untuk melakukan tes DNA. Disamping itu juga banyak tulisan dan foto lainnya yang diposting dan kesemuanya berisi cacian, hinaan dan kata-kata kasar serta membeberkan banyak hal yang menurutnya merupakan fakta ketidak benaran pemerintah.
Ternyata si “Akun Annisa” masih aktif sampai dengan saat ini. Sebuah postingan di akun jejaring sosial Facebook yang mendadak bikin murka para netizen. Dalam postingan itu, akun Annisa Madaniyah menghina ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomihardjo.

Parahnya, akun tersebut menuliskan kata-kata tak pantas untuk Sujiatmi. Postingan Annisa Madaniyah tersebut discreenshot dan dibagikan oleh akun jejaring sosial Twitter @pantsepontse, pada Jumat (10/6/2017).

Berikut screenshot dari @pantsepontse:

Lihat gambar di Twitter

Dalam screenshot tersebut, terdapat kata-kata tak pantas sehingga disensor oleh @pantsepontse.

Annisa menuliskan bahwa Sujiatmi bukan ibu kandung Jokowi dan ditugaskan untuk menutupi silsilah keluarga besar Orang Nomor Satu di Indonesia itu.

Netizen-pun merasa akun tersebut tidak pantas mengata-ngatai seorang ibu, terlebih itu merupakan ibunda dari Presiden Jokowi.

Ada pula yang melaporkan akun Annisa Madaniyah serta postingannya itu ke akun Twitter @DivHumasPolri milik Divisi Humas Polri.

Berikut komentar murka netizen:

“Sesama wanita miris bacanya. Tidak pantes banget kata spt itu diucapkan buat seorang ibu. Dan saya yakin dya juga ibu atw nanti akan jd ibu,” cuit akun @emak_octhy.

“Astaghfirullah.. mbaknya ngomongnya kasar banget. Pada seorang ibu lho. Hati2 mbak. Ingat karma itu ada,” kicau akun @tias_wilis.

“Aduuuhhh…ngelus dada deh gw sakit bngt!!,,,sosok IBU adalah yg paling mulia tolonglah jgn mnghina,” cuit akun @RamadanAfdi.

“Itu bukan manusia yg menghina ibu dari presiden jokowi semoga tetangkap,” kicau akun @egistria_r.

“Menghina se orang perempuan, kejam banget. Apalagi ibu bapak president jokowi sudah sepuh, ya Allah, jdiknlh fitnah ini jd kemuliaan ibu,” cuit akun @RominiMudasir.

Annisa Madaniyah

Salah seorang netizen menuliskan bahwa akun tersebut memang akun provokatif dan penyebar fitnah dengan berkedok nama Annisa Madaniyah.

Akun tersebut dikatakan sudah lama aktif namun hingga kini pemiliknya belum tertangkap.

Jika ditelusuri, akun tersebut memuat postingan-postingan mengerikan dan cenderung kontra terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.

Akun tersebut menggunakan nama @nisabocahajaib.

Begitu di viralkan langsung ganti profile grup facebook yang awalnya pakai jilbab serta pramuka sekarang jadi ganti dengan profile ini:

Annisa Madaniyah Ganti PP

Pemilik akun Provokator ini harus segera ditangkap dan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Sangat keterlaluan. Masyarakat jangan termakan dengan postingan-postingannya. Postingan-postingan tersebut hanya mengandung rasa benci yang dikeluarkan melalui hoax dan fitnahan. Tidak ada satu berita pun oleh akun Annisa tersebut yang benar.

Previous FAdli Zon ingin jatuhkan elektabilitas jokowi dengan angkat wacana masyarakat ingin presiden baru, Provokator!!!
Next Daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan, melainkan tengah berada dalam periode transisi dari metode konsumsi konvensional menjadi sistem online