NU: Umat Islam sebaiknya tidak ikut aksi 313 karena tidak ada manfaatnya


Jakarta, BuletinInfo – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengimbau agar sebaiknya umat Islam khususnya warga DKI tidak ikut dalam aksi 313.

Rencananya sejumlah organisasi masyarakat rencananya bakal kembali menggelar aksi bela Islam pada Jumat (31/3). Dalam aksi itu, massa akan mendesak pemerintah dalam hal ini Polri segera menahan terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

Said menilai bahwa aksi itu lebih banyak mudarat dari pada manfaatnya.

“Ngapain demo, energi, tenaga, pikiran, uang, waktu habis semua,” kata Said usai menghadiri acara pelantikan dan peringatan Harlah Muslimat NU ke-71 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (28/3).

Selain itu, menurutnya polemik Pilgub DKI bisa diselesaikan tanpa harus terus melakukan demonstrasi yang sama sekali tidak bermanfaat bagi orang banyak.

Dia menghimbau seharusnya warga DKI cukup tidak mencoblos Ahok bila memang tidak ingin kembali dipimpin oleh calon petahana tersebut.

“Menurut saya gini lah, yang enggak senang Ahok enggak usah dipilih, yang enggak senang Anies ya enggak usah milih,” ujar dia.

Selain itu, Said pun mengimbau kepada warga DKI khususnya umat NU untuk tidak terlibat dalam aksi tersebut. Dia menegaskan, NU harus ikut serta mensukseskan Pilkada yang mermatabat dengan tidak bersikap radikal atau rasis.

“NU mengimbau agar masyarakat DKI mensukseskan Pilkada dengan baik dan bermartabat, tidak dengan radikal atau Rasis,” pungkas Said.

Seperti yang diketahui bahwa selama ini kasus penistaan agama Ahok telah berjalan dengan lancar di pengadilan. Tuntutan agar meminta agar Ahok dipenjara tentulah tidak sesuai dengan norma penegakan hukum dan sebuah bentuk intervensi hukum.

Seharusnya sebagai negara hukum, rakyat Indonesia harus percaya dan biarkan semua berjalan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Previous Reforma Agraria Diharapkan Menciptakan Pemerataan Ekonomi
Next Penggunaan Bom Dalam Menangkap Ikan Rusak Ekosistem Laut