Nyata reuni 212 bersifat politis, Fahri masih coba menyangkal dengan alibi tantang kapolri, Fahri politikus ga jelas!!!


Jakarta, BuletinInfo – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menantang Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk berdebat perihal pernyataannya yang menyebut gelaran reuni 212 tak jauh urusan politik. Fahri mengaku lebih tahu soal urusan radikal dan menurutnya hal seperti itu tidak ada di gelaran setahun aksi 212 itu.

“Kalau mau debat ide liberalisme, ide radikalisme ayo ngomong sama saya. Saya bisa tunjukan yang radikal atau lebih merusak bangsa,” ujar dia saat ditemui di reuni 212, Monumen Nasional, Sabtu (2/12).

Fahri minta Kapolri tak perlu ikutan menganalisa politik. Dia juga menyayangkan Kapolri tidak hadir di tengah puluhan ribu umat muslim.

“Kapolri tidak perlu buat analisa politik, dia penegak hukum. Harusnya dia dateng, hadir, dia bersalaman cipika cipiki orang-orang, apa takutnya apa,” ucapnya.

Fahri menegaskan tidak ada tudingan seperti yang Kapolri khawatirkan. Menurutnya acara pun berakhir damai. “Enggak ada tunggangan politik,” tutupnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak menutup kemungkinan akan adanya muatan politis di dalam aksi reuni 212. Mengingat tahun depan sudah memasuki tahun politik.

“Ini juga enggak akan jauh-jauh dari politik juga 2018. Ini pastinya ke arah politik 2018-2019,” kata Kapolri di Hotel Bidakara,¬†Jakarta¬†Selatan, Kamis

Previous Komnas HAM : Pencegahan paham intoleran perlu peran aktif dari Pemda
Next Presiden titip masa depan bangsa ini kepada guru