Pancasila masih sangat relevan sebagai dasar bagi generasi milenial


Jakarta, BuletinInfo – Wakil Ketua Umum DPP AMPI Jerry Sambuaga menilai Pancasila adalah ideologi kekhasan Indonesia yang bisa mempersatukan Indonesia. Karena telah berhasil menjadi instrumen kompromi untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Pada dasarnya Pancasila adalah kompromi politik untuk menerima dan mengelola perbedaan dengan nilai ketengahan yang moderat. Idealnya, masyarakat, khususnya generasi muda dari awal sudah mempraktikkan nilai Pancasila, yakni menerima dan mengelola perbedaan dengan aksi konkret,” ujarnya, Kamis (6/4/2017).

Ia mencontohkan, anak-anak Jakarta harus sering keluar daerah untuk bisa mengerti dan melihat perbedaan secara komprehensif, mulai dari suku, agama, ras, golongan, kelas sosial.

“Dengan melihat keberagaman, kemajemukan, dan kekayaan yang ada di wilayah Indonesia, generasi muda bisa mengimplementasikan toleransi dan kompromi secara lebih riil dan nyata,” katanya.

Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Politik Universitas Pelita Harapan Gracia Nicole Tan menjelaskan idealnya politik yang berdasarkan Pancasila adalah politik yang terpisah dan berjalan sejajar dengan agama. “Diharapkan kehidupan berpolitik dan beragama bisa harmonis dan kondusif,” jelasnya.

Sedangkan mahasiswa Hubungan Internasional UPH Egan Putra Murod menambahkan tantangan untuk generasi millennials adalah kemajuan teknologi seperti internet dan media, merupakan hal yang bisa melengkapi anak-anak muda zaman sekarang untuk dapat bisa mengerti dan melaksanakan Pancasila.

“Sebaliknya, Pancasila bisa dijadikan pegangan dan prinsip dalam menghadapi derasnya kemajuan teknologi,” tambahnya. [ton]

Previous Mulai 10 April 2017 berlaku Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Gula, Minyak Goreng dan Daging Beku
Next Indonesia akan menjadi poros maritim dunia