Pancasila Perekat Bangsa Indonesia Memasuki Tahun Politik


Jakarta, BuletinInfo – Pancasila harus menjadi titik temu dari berbagai pandangan politik yang berbeda didalam masyarakat dan partai-partai.

Demikian dikatakan Danial Iskandar Yusuf , Direktur Program Merial Institute dalam konferensi pers “Pancasila Satukan Indonesia Memasuki Tahun Politik di  ruanghampa.id di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017).

Menurut Danial, cuaca politik Indonesia sepanjang tahun 2017 disesaki dengan semakin tajamnya polarisasi antar kelompok warga di ruang publik dan media sosial. Masyarakat terbelah menjadi dua kelompok besar yang saling bertentangan dalam berbagai isu-isu publik. Tidak sedikit dari perdebatan di media sosial tersebut berujung pada kebencian antar kelompok , bahkan persekusi terhadap kelompok lain yang berbeda pendapat atau beda identitas.

Foto Konferensi Pers “Pancasila Satukan Indonesia Memasuki Tahun Politik di  ruanghampa.id di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017).

Sementara, pertengahan tahun 2018 mendatang, bangsa Indonesia akan menggelar pilkada di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Momentum ini akan menjadi ujian pelembagaan demokrasi kita. Kesadaran politik masyarakat dan dinamika kekuasaan antar elite menjadi prasyarat penting menuju pemilihan kepala daerah yang berkualitas. Dititik inilah, Pancasila akan semakin dibutuhkan untuk merekatkan bangsa Indonesia kearah cita-cita persatuan dan keadilan sosial, ujarnya.

Demokrasi memang meniscayakan perbedaan pandangan dan perdebatan. Keriuhan media sosial dan dinamika dilapangan tidak bisa dihindari dalam momentum kompetisi politik. Oleh karena itu, pelembagaan demokrasi tersebut perlu dipandu nilai-nilai Pancasila yang menjamin setiap perbedaan dan perdebatan itu kearah persatuan bangsa. Pancasila menjadi titik temu dari berbagai pandangan politik yang berbeda didalam masyarakat dan partai-partai.

Foto Konferensi Pers “Pancasila Satukan Indonesia Memasuki Tahun Politik di  ruanghampa.id di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017).

“Dengan semangat persatuan, setiap momentum politik akan menjadi ujian dari upaya kita untuk terus mengamalkan Pancasila dan semuanya itu untuk mengarah kepada cita-cita kebangsaan yang menjadi konsensus dasar kita yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, tegas Danial.

(aya)

 

Previous Presiden Jokowi dianugerahi man of the year 2016 versi Majalah Globe, Bukti Jokowi diakui dunia internasional
Next Jokowi: Indonesia tidak butuh berita bersifat menakut-nakuti dan tidak jelas sumbernya, yang di butuhkan sesuai fakta