Panja Dpr dan Wiranto sepakat TNI dilibatkan dalam pemberantasan terorisme


Jakarta, BuletinInfo – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menerima audiensi Panja RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017).

Ketua Panja RUU Terorisme M. Syafi’i mengatakan, bahwa revisi UU Nomer 15 Tahun 2013 tentang Tindak Pidana Terorisme telah mencapai tahap finalisasi. Menurut dia, pertemuan yang dilakukan bersama Menko Polhukam Wiranto dilakukan guna merampungkan sejauh mana pelibatan TNI dalam UU tersebut.

 “Dan antara Panja DPR dan Wiranto sepakat bahwa pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme sesuatu yang tidak lagi diperdebatkan,” kata pria yang karib disapa Romo Syafii itu di lokasi.

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, revisi UU Nomor 15 Tahun 2013 tentang Tindak Pidana Terorisme tidak akan spesifik dalam merinci pelibatan TNI dalam pember‎antasan terorisme. Melainkan, rincian pelibatan TNI dalam memberantas terorime akan diatur lewat Peraturan Presiden (Presiden).

“Makanya penegasan pelibatannya tetap ada di UU ini tapi rincian bagaimana, kapan, itu kita kembalikan ke Peraturan Perundang-undangan. Bukan UU ya. Kalau UU itu 34/2004, tapi Peraturan Perundang-undangan berarti termasuk peraturan-peraturan yang ada di bawahnya dalam hal itu kita tadi menuju pada Perpres,” jelas Romo Syafii.

DPR berharap setelah disahkannya revisi UU Terorisme, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menerbitkan Perpres tentang tindak pidana terorisme tersebut. Pasalnya, UU yang disahkan DPR masih membutuhkan peraturan pelaksana yang akan diatur lewat Perpres tersebut.

“Perpres itu juga nanti akan minta konsultasi dengan DPR,” tukasnya.‎

(aky)

Previous Masyarakat diimbau perlu menahan diri menyikapi seminar sejarah 65, polisi akan tertibkan seminar yang timbulkan konflik
Next Mentan Jamin Pemerintah Telah Antiripasi Musim Paceklik