Patok tipe D RI- Malaysia hilang diduga karena jenis patok paling kecil dan tertanam didalam tanah


Nunukan, BuletinInfo – Lima buah patok perbatasan antar-negara tipe D yang berada di wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan hilang.

Menurut Komandan Distrik Militer 0911 Nunukan, Letkol Kavaleri Valian Wicaksono kelima patok yang hilang berada di wilayah Long Widang dan Bakalalan.

“Ada 5 patok yang tidak ditemukan. Karena dia bentuknya kecil sehingga memungkinkan memang tertanamnya ke tanah ini tidak dalam,” ujarnya, Sabtu (8/4).

Diketahui bahwa patok tipe D merupakan patok yang paling kecil dan ditanam dengan jarak antara 100 sampai 200 meter.

Dia menambahkan, belum diketahui pasti penyebab 5 patok tersebut hilang. Bentuk fisik patok yang kecil dan ditanam dengan kurang dalam bisa saja membuat patok tidak ditemukan.

“Nanti itu kewenangan di pusat untuk mengoordinasikan dengan TDM maupun pemerintah Malaysia. Tapi memang tidak jauh dari tempat itu ada kegiatan pembuatan jalan dari Pemerintah Malaysia,” imbuhnya.

Menurutnya, 5 buah patok perbatasan yang hilang itu telah disampaikan kepada petinggi TNI.

“Secara hirarki sudah dilaporkan kepada Kolaops Korem maupun Koops TNI Kodam VI Mulawarman,” ucap Valian Wicaksono.

Saat ini, pihak aparat sedang melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.

Pihak keamanan juga masih belum dapat mengetahui dengan pasti siapa pelaku dan penyebab kejadian itu terjadi sebelum proses investigasi tersebut selesai. Sehingga diharapkan agar masyarakat tidak ikut menduga-duga siapa yang melakukan hal tersebut.

Previous Pengamat Formappi: Yang perlu dibereskan SDM DPD bukan Lembaganya dibubarkan
Next Pemerintah akan cepat tanggap dalam menanggulangi bencana termasuk di Ponorogo

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *