Pemerintah Akan Lanjutkan 34 Proyek Listrik Mangkrak


Kalimantan Barat – Presiden Joko Widodo meresmikan Pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) Mempawah 4×25 megawatt (MW) yang berdiri di atas lahan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Parit Baru, pada Sabtu (18/3). Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan 7 proyek MPP lainnya.
Selain itu, PLTU Parit Baru sendiri nerupakan salah satu dari fast track program (FTP) satu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Akan tetapi, Parit Baru proses pengerjaannya baru mencapai sekitar 85 persen. Parit Baru adalah bagian dari 34 proyek listrik yang mangkrak.

“Berkaitan dengan 34 pembangkit listrik kita yang mangkrak, saya titip ini, yang bisa diteruskan silakan diterukan tetapi dengan catatan, sisi hukumnya sudah beres, yang kedua dibangun betul sesuai dengan kualitas yang kita inginkan,” tutur Jokowi.

Presiden Jokowi sendiri menyatakan komitmennya untuk menselesaikan 34 proyek listrik mangkrak tersebut.
“Sebelah kita ini sudah dulu saya marahi. Hampir Rp 1,5 triliun. Duit gede banget ada 34 lokasi,” kata Jokowi di Mempawah, Sabtu (18/3).

Kini Parit Baru mulai dikerjakan lagi proyeknya. Presiden pun mengingatkan PLN agar kelanjutan proyek tersebut mempertimbangkan sejumlah hal.
“Silahkan diteruskan tapi masalah hukum selesai, dikerjakan betul sehingga kapasitas maksimal. Jangan hanya menutupi masalah. Jangan dibelikan turbin tapi turbin lama (bekas). Saya biasa kerja detil. Jangan dimain-mainkan lagi. Nanti kena dua masalah hukum. Saya tegas mengenai hal-hal seperti ini,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan agar nantinya tidak ada pihak yang bermain-main dalam mengerjakan proyek tersebut.

“Jangan dipikir saya tidak tahu, supaya saudara ngerti saja. Saya biasa bekerja detail, silakan, saya memberikan ruang diteruskan silakan karena uang kita yang sudah nancep habis di situ banyak tetapi jangan dimain-mainkan lagi,” kata

Previous Presiden: Hati-hati teruskan pembangunan pembangkit listrik yang mangkarak
Next Pelaku Kasus Pedofil Online harus diberikan hukuman seberat - beratnya

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *