Pemerintah Perangi Narkoba Untuk Selamatkan Generasi Bangsa


Jakarta, BuletinInfo – Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso, mengatakan bahwa kehancuran Indonesia sudah di ambang batas karena narkoba.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa narkoba merupakan ancaman yang nyata karena merusak generasi muda Indonesia.

Ungkapan pria yang akrab disapa Buwas tersebut memang betul, karena itulah Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas mengatakan bahwa perang melawan narkoba.

“Kita tegaskan perang melawan narkoba di Indonesia. Dimanapun ada narkoba di Indonesia saya perintahkan seluruh sumber daya Indonesia untuk hadir memberantasnya,” kata Jokowi di Lapangan Parkir, Jalan Cengkeh, Taman Sari, Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (26/6/2016).

Ucapan Presiden tersebut tentulah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah narkoba di masyarakat.

Hal itu dapat terlihat bagaimana saat ini, banyak sekali dilakukan penangkapan terhadap para pengedar narkoba, baik yang dilakukan oleh BNN ataupun polisi.

Selain itu, Buwas juga mengatakan narkotika sudah diproduksi oleh sekitar 11 negara. Beberapa negara di antaranya yakni Taiwan, Hong Kong, Filipina, Singapura, dan yang terbesar yaitu Afrika dan China. Ke seluruh negara tersebut menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar terbesarnya.

Hal inilah yang sebelumnya dikatakan oleh Presiden Jokowi, bahwa Indonesia tidak boleh dijadikan lalu lintas peredaran narkoba, karena itulah dia menyatakan perang melawan narkoba.

“Negara kita Indonesia tidak boleh dijadikan lalu lintas atau peredaran apalagi produksi barang haram tersebut. Saatnya kita perang melawan narkoba. Kata-kata nggak diperlukan lagi, kita membutuhkan tindakan konkret dan nyata, semua harus bersinergi, harus melakukan langkah yang terpadu melawan narkoba yang mengalahkan kelicikan para bandar narkoba dan tidak kalah penting semua harus mengalahkan ego sektoral,” tandasnya.

Letak Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang besar menjadikannya sebagai salah satu wilayah target penjualan narkoba internasional.

Oleh karena itulah, selama ini aparat penegak hukum berusaha mengejar dan menangkap para penyelundup dan pengedar narkoba tersebut.

Lebih lanjut, upaya-upaya untuk menekan pergerakan peredaran narkoba juga dilakukan dengan cara melakukan razia di tempat-tempat hiburan malam, seperti yang dilakukan BNN di beberapa tempat karaoke di Mojokerto, pada Minggu (12/3).

Selain itu, pengeledahan di lembaga permasyarakatan (Lapas) juga sering dilakukan BNN untuk menekan peredaran narkoba di lapas.

Upaya-upaya tersebut menunjukkan bagaimana keseriusan pemerintah dalam memberantas narkoba dan menyelamatkan generasi muda.

Dengan melakukan upaya tersebut diharapkan peredaran narkoba di Indonesia dapat benar-benar hilang. Akan tetapi, dibutuhkan juga dukungan dari masyarakat di dalam perang melawan narkoba tersebut.

Karena masyarakat dapat memberikan informasi kepada aparat jika di wilayahnya terdapat peredaran narkoba.

Previous Minat Investor Korsel Tinggi Pada Indonesia-Korea Bussiness Summit
Next Dunia Internasional Apresiasi Indonesia Sebagai Negara Sukses Dalam Tangani Terorisme