Penangkapan dan Penahanan Al-Khaththath dkk berdasarkan bukti pemufakatan makar


Jakarta, BuletinInfo – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rikwanto menegaskan bahwa tidak ada rekayasa dalam proses penangkapan dan penahanan kelima tersangka dugaan pemufakatan makar. Kelima orang tersebut adalah Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath, dan empat lainnya ZA, IR, V, dan M.

“Saya tegaskan tidak ada. Tidak ada rekayasa dalam tindakan polisi,” ungkapnya di kompleks Polda Metro Jaya, Minggu (2/4).

Rikwanto menegaskan penangkapan itu merupakan ketegasan polisi dalam hal-hal yang berkaitan dengan keamanan negara dan kedamaian dalam hidup sosial.

“Jadi dalam hal ini (penangkapan Sekjen FUI) tidak ada rekayasa. Justru kita tegas. Ini masalah keamanan negara. Masalah kehidupan berbangsa bertanah air. Masalah kedamaian berkegiatan di masyarakat sosial,” tegasnya.

Karena itu, Rikwanto mengharapkan bahwa isu-isu yang berkembang bahwa ada tindakan rekayasa dalam penangkapan sekjen FUI dapat ditepis dan dihentikan. “Jadi tolong ditepis informasi-informasi seolah-olah ada rekayasa atau main-main pihak kepolisian. Tidak ada,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Sekjen Forum Umat Islam Indonesia (FUI) yang juga pimpinan aksi 313, Muhammad al Khaththath ditangkap polisi. Al Khaththath ditangkap bersama empat orang lainnya diamankan saat jelang aksi 313 pada Jumat (31/3) dini hari.

Mereka kemudian dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, untuk menjalani pemeriksaan. Polisi menyebut mereka diamankan dan diperiksa dalam kasus makar.

Previous Sri Bintang Suka Buat Gaduh Negara Dan Berupaya Untuk Makar
Next Meski Sudah Capai 4.855 Trilliun, Namun Tax Amnesty Harus Tetap Ditingkatkan