Pengamat: Presiden Itu Tidak Bisa Ditekan Soal Pergantian Kepala BIN


Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

Jakarta – Pengamat Politik Boni Hargens turut berkomentar mengenai isu pegantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Boni pun mengkonfirmasi keterangan Ketua DPR Ade Komarudin dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto perihal belum diterimanya surat pergantian Kepala BIN dari Presiden Jokowi. “Memang belum ada surat itu,” ujarnya kepada Detak.Co.

Boni juga menyampaikan bahwa tidak ada sesuatu yang mendesak sehingga membuat Kepala BIN harus diganti. “Saya tidak melihat ada faktor yang mendesak (mengganti Kepala BIN),” tukasnya. “Enggak ada blunder yang serius atau sesuatu yang fatal di Intelijen dan Kondisi Politik nasional saat ini relatif stabil,” tambahnya. Boni juga menyampaikan bahwa blunder kasus Arcandra Tahar kenyataannya BIN tidak dilibatkan, karena itu memang prerogatif Presiden.

Boni menilai spekulasi pergantian Kepala BIN memang sempat ramai saat menjelang reshuffle kabinet beberapa waktu lalu. “Ketika wacana itu menguat dan reshuffle terjadi, terbukti Kepala BIN tidak diganti, itu bukti bahwa Presiden sangat otonom, tidak bisa diatur-atur, dan sikap Presiden itu baik sekali” ucapnya.

Boni menganggap Presiden itu tidak bisa ditekan soal pergantian Kepala BIN. “Presiden tahu institusi mana yang perlu dibenahi dan mana yang tidak,” tuturnya.

Mengenai sebaran orang-orang berlatar belakang Polisi di lembaga negara yang ada saat ini, seperti Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Dirjen Imigrasi, Boni mengatakan bahwa sopan santun politik juga perlu dilakukan. “Dalam Politik tidak hanya hitungan-hitungan real yang dilakukan. Kalau semua Kepala Institusi itu Polisi, nah teman-teman tentara ini kemana? Kalau sudah banyak lembaga dipimpin polisi maka, sebaiknya ada yang dipimpin tentara,” ujar Boni, Kamis (25/8).

-FN

Previous Jangan Sampai Ada Kecemburuan Antar Angkatan Bersenjata
Next Tjipta Lesmana Sebut Presiden Jokowi Belum Berpikir Ganti Kepala BIN

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *